Penguatan karakter dan kemampuan manajemen waktu merupakan aspek penting dalam mendukung perkembangan remaja panti asuhan agar mampu menghadapi tuntutan kehidupan secara mandiri. Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian remaja di Panti Asuhan Kristen Beit Nauli Buala Zo'aya (B.N.B.Z.) masih mengalami kesulitan dalam mengenali potensi diri, membangun kepercayaan diri, serta menyusun perencanaan aktivitas secara terarah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat karakter dan meningkatkan kemampuan manajemen waktu melalui pendekatan regulasi diri. Program dilaksanakan menggunakan metode pendidikan masyarakat, pelatihan, dan pendampingan melalui empat kali pertemuan yang meliputi pengenalan diri, goal setting, penguatan kedisiplinan, dan penyusunan action planner. Kegiatan diikuti oleh 28 peserta, sedangkan evaluasi dilakukan terhadap 11 remaja tingkat SMP dan SMA menggunakan instrumen pre-test dan post-test regulasi diri yang dianalisis secara deskriptif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor regulasi diri dari 3,13 pada pre-test menjadi 3,24 pada post-test. Selain itu, hasil observasi menunjukkan peningkatan keberanian peserta dalam menyampaikan pendapat, partisipasi dalam diskusi, serta kemampuan menetapkan target dan menyusun rencana kegiatan harian secara lebih terstruktur. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendekatan regulasi diri memberikan kontribusi positif terhadap penguatan karakter dan kemampuan manajemen waktu remaja panti asuhan. Program serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan durasi pendampingan yang lebih panjang agar perubahan perilaku peserta dapat berkembang secara lebih optimal.