Rendahnya minat baca dan keterbatasan fasilitas literasi masih menjadi tantangan dalam pengembangan budaya literasi pada anak di panti asuhan. Kondisi tersebut juga ditemukan di Panti Asuhan Anak Salman sehingga diperlukan upaya untuk menyediakan lingkungan belajar yang mendukung kebiasaan membaca. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan minat baca anak melalui implementasi program pojok baca yang dipadukan dengan sosialisasi literasi. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui kegiatan sosialisasi, edukasi, dan praktik langsung yang melibatkan anak-anak dalam proses pembuatan, penataan, dan pemanfaatan pojok baca. Kegiatan dilaksanakan pada 3 April 2026 dengan tahapan persiapan sarana, penyampaian materi mengenai pentingnya literasi, serta implementasi pojok baca yang dilengkapi berbagai bahan bacaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keberadaan pojok baca mampu meningkatkan ketertarikan anak terhadap aktivitas membaca. Anak-anak mulai memanfaatkan fasilitas tersebut untuk membaca secara mandiri maupun bersama teman serta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Keterlibatan peserta dalam proses pembuatan pojok baca juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang tersedia sehingga mendukung keberlanjutan program. Dengan demikian, implementasi program pojok baca merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan minat baca, memperkuat budaya literasi, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, serta mendorong terbentuknya kebiasaan membaca yang berkelanjutan bagi anak-anak di panti asuhan melalui pendampingan rutin serta penyediaan bacaan berkualitas.