Kesehatan mental merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak dan remaja, khususnya yang berasal dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi. Hal ini membuat banyak komunitas lebih mengarah pada kegiatan-kegiatan yang dapat berdampak baik terhadap kesehatan mental anak. Salah satunya adalah Komunitas Anak Indonesia Hebat (AIH), sebuah komunitas yang fokus pada pendidikan anak-anak dari kelompok marginal yang menghadapi tantangan berupa terbatasnya akses bantuan belajar dan berbagai kondisi sosial ekonomi. Namun, Komunitas AIH belum menyelenggarakan kegiatan yang dapat mendukung kesehatan mental anak. Berdasarkan kondisi tersebut, program Intervensi Edukatif Pencegahan Gangguan Kesehatan Mental melalui Refleksi Diri dan Media Self-Care di Komunitas AIH sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman anak-anak mengenai kesehatan mental perlu dilakukan. Program ini dilaksanakan dalam dua tahap pelaksanaan, yaitu Focus Group Discussion (FGD) dan penyampaian materi. Sesi penyampaian materi kemudian dibagi menjadi dua sesi kegiatan, sesi pertama tentang anxiety dan depresi dengan journal tracker sebagai media untuk refleksi diri dan sesi kedua tentang self-love dengan self-care jar sebagai media self-care. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak tentang betapa pentingnya menjaga kesehatan mental dan membantu anak-anak di Komunitas AIH mengenali kondisi emosional dirinya. Melalui pendekatan edukatif dan reflektif yang sederhana serta mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran anak-anak terhadap pentingnya menjaga kesehatan mental, mengembangkan kemampuan self-care yang positif. Kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan literasi kesehata mental anak-anak di Komunitas AIH serta dapat menjadi referensi bagi komunitas dalam mengembangkan program edukasi kesehatan mental berbasis komunitas di masa mendatang.