Elviana Elviana
Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KONTROL DIRI DAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA SMP NEGERI 1 TILATANG KAMANG Zakia Fitri; Elviana Elviana
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i3.14638

Abstract

Academic procrastination is the behavior of delaying the completion of academic tasks, which may interfere with students' learning achievement and academic goals. This behavior can be influenced by both internal and external factors, including self-control and the peer environment. This study aimed to analyze the effects of self-control and peers on academic procrastination among students at SMP Negeri 1 Tilatang Kamang. This study employed a quantitative approach with an associative research design. The population consisted of 145 eighth-grade students, and the entire population was selected as the sample using total sampling. Data were collected through questionnaires that had undergone validity and reliability testing and were analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS version 25. The results showed that self-control had a negative and significant effect on academic procrastination, with a regression coefficient of -0.480 and a significance value of 0.000 (<0.05). In contrast, peers had a positive and significant effect on academic procrastination, with a regression coefficient of 0.369 and a significance value of 0.001 (<0.05). Simultaneously, self-control and peers had a significant effect on academic procrastination, as indicated by an F-value of 110.205 and a significance value of 0.000 (<0.05). These findings indicate that students' self-control and the characteristics of their peer environment are important aspects to consider in efforts to reduce academic procrastination. ABSTRAK Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda penyelesaian tugas akademik yang dapat menghambat pencapaian tujuan belajar siswa. Perilaku ini dapat dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal, termasuk kemampuan kontrol diri dan lingkungan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kontrol diri dan teman sebaya terhadap prokrastinasi akademik pada siswa SMP Negeri 1 Tilatang Kamang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 145 siswa kelas VIII dan seluruh populasi dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol diri berpengaruh negatif dan signifikan terhadap prokrastinasi akademik, dengan koefisien regresi sebesar -0,480 dan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Sebaliknya, teman sebaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap prokrastinasi akademik, dengan koefisien regresi sebesar 0,369 dan nilai signifikansi 0,001 (<0,05). Secara simultan, kontrol diri dan teman sebaya berpengaruh signifikan terhadap prokrastinasi akademik, dengan nilai F sebesar 110,205 dan signifikansi 0,000 (<0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan kontrol diri dan karakteristik lingkungan teman sebaya merupakan aspek yang perlu diperhatikan dalam upaya mengurangi prokrastinasi akademik siswa.
PENGARUH KARAKTERISTIK KEPRIBADIAN DAN LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP COPING STRESS Ahmad Fauzan; Elviana Elviana
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i3.14878

Abstract

This study was motivated by the difficulties experienced by some university students in managing academic and social stress, which are presumed to be associated with personality characteristics and the social environment. This study aimed to examine the influence of personality characteristics and the social environment on stress coping among students in the Guidance and Counseling Study Program at Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. This study employed a quantitative approach with an associative research design. The population consisted of 127 students from the 2024 cohort in classes A, B, C, and D of the Guidance and Counseling Study Program. The sampling technique used total sampling, with 110 students meeting the criteria as respondents because some students were inactive. Data were collected using a Likert-scale questionnaire that had undergone validity and reliability testing. The data were analyzed using descriptive statistics, simple linear regression, and multiple linear regression. The results showed that personality characteristics did not have a significant effect on stress coping, with a significance value of 0.342 and a contribution of 0.8%. The social environment had a positive and significant effect on stress coping, with a significance value of 0.006 and a contribution of 6.7%. Simultaneously, personality characteristics and the social environment had a significant effect on stress coping, with an F value of 4.016, a significance value of 0.021, and a contribution of 7%. Thus, the social environment was a stronger partial predictor, while personality characteristics and the social environment jointly contributed to students' stress coping. These findings highlight the importance of strengthening supportive social environments and developing positive personal characteristics to support students' ability to cope with stress. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam mengelola stres akademik dan sosial, yang diduga berkaitan dengan karakteristik kepribadian dan lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik kepribadian dan lingkungan sosial terhadap coping stress mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi penelitian terdiri atas 127 mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2024 kelas A, B, C, dan D. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, dengan 110 mahasiswa yang memenuhi kriteria sebagai responden karena sebagian mahasiswa berstatus tidak aktif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, regresi linear sederhana, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik kepribadian tidak berpengaruh signifikan terhadap coping stress, dengan nilai signifikansi 0,342 dan kontribusi sebesar 0,8%. Lingkungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap coping stress, dengan nilai signifikansi 0,006 dan kontribusi sebesar 6,7%. Secara simultan, karakteristik kepribadian dan lingkungan sosial berpengaruh signifikan terhadap coping stress, dengan nilai F sebesar 4,016, signifikansi 0,021, dan kontribusi sebesar 7%. Dengan demikian, lingkungan sosial merupakan prediktor yang lebih kuat secara parsial, sedangkan kombinasi karakteristik kepribadian dan lingkungan sosial secara bersama-sama berkontribusi terhadap coping stress mahasiswa. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan lingkungan sosial yang suportif dan pengembangan karakteristik pribadi dalam mendukung kemampuan mahasiswa menghadapi stres.