Promosi produk lokal di Desa Danguran masih menghadapi keterbatasan jangkauan pemasaran sehingga produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah serta Kelompok Wanita Tani belum sepenuhnya dikenal oleh masyarakat di luar lingkungan sekitar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat promosi produk lokal melalui KUMANDANG Fest sebagai ruang untuk mempertemukan pelaku usaha dengan masyarakat secara langsung. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif melalui tahapan identifikasi potensi dan permasalahan, koordinasi dan persiapan, pelaksanaan pameran, serta evaluasi. Kegiatan melibatkan tim Kuliah Kerja Nyata 26077, Pemerintah Desa Danguran, Karang Taruna, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, serta Kelompok Wanita Tani. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa KUMANDANG Fest menjadi media promosi yang memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk menampilkan produk, berinteraksi dengan konsumen, dan memperluas pengenalan produk lokal. Dari sisi ekonomi, beberapa pelaku usaha memperoleh hasil penjualan selama pameran, sedangkan dari sisi sosial kegiatan membuka ruang pertukaran pengalaman dan jejaring antarpelaku usaha. Evaluasi menunjukkan bahwa pameran satu kali belum cukup untuk menjamin keberlanjutan pemasaran karena masih terdapat tantangan dalam konsistensi produksi, kualitas kemasan, variasi produk, pencatatan transaksi, pengelolaan media promosi, dan perluasan pasar. Dengan demikian, KUMANDANG Fest dapat menjadi sarana promosi produk lokal yang perlu ditindaklanjuti melalui penguatan promosi digital dan pendampingan usaha secara berkelanjutan.