Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh evaluasi kebijakan ex post terhadap Sustainable Development melalui Community Based Tourism (CBT) di Kampoeng Heritage Kajoetangan Kota Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 135 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang didukung observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi kebijakan ex post berpengaruh positif dan signifikan terhadap Sustainable Development dengan koefisien 0,242, dan berpengaruh positif terhadap Community Based Tourism dengan koefisien 0,353. Community Based Tourism juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Sustainable Development dengan koefisien 0,362. Selain itu, Community Based Tourism terbukti memediasi secara parsial hubungan antara evaluasi kebijakan ex post dan Sustainable Development, dengan koefisien pengaruh tidak langsung sebesar 0,128. Temuan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kualitas evaluasi kebijakan tidak hanya memberikan pengaruh langsung terhadap pencapaian pembangunan berkelanjutan, tetapi juga memperkuat implementasi Community Based Tourism sebagai mekanisme yang mendorong partisipasi masyarakat, pemberdayaan ekonomi lokal, dan keberlanjutan pembangunan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model evaluasi kebijakan publik berbasis komunitas pada sektor pariwisata sekaligus memperkuat bukti empiris mengenai pentingnya integrasi evaluasi kebijakan dan Community Based Tourism dalam mendukung pencapaian Sustainable Development.