Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Semiotika Roland Barthes pada Film Animasi Panji Tengkorak karya Daryl Wilson Ana Tasya Kamila; Pramisdi Winanto Saputro; Diardana Prima Sintasari
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna denotatif dan konotatif serta mengungkap mitos yang dibangun melalui tanda-tanda visual dan naratif dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis semiotika. Sumber data meliputi narasi film, unsur visual, serta dialog antar tokoh dalam film animasi Panji Tengkorak. Teknik Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, yaitu dengan menonton film secara berulang, mencatat tanda yang muncul di setiap adegan, serta mendokumentasikan konteks munculnya tanda tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 20 data yang memuat makna denotatif, konotatif, dan mitos. Makna denotatif dalam film ditampilkan melalui tanda-tanda yang bersifat literal dan nyata, sedangkan makna konotatif memperlihatkan adanya pesan simbolik, emosional, dan kritik sosial yang tersembunyi di balik visual maupun dialog film. Pada tingkat mitos, film ini merepresentasikan berbagai ideologi dan kepercayaan masyarakat, seperti kekuasaan, kehormatan, perjuangan, budaya patriarki, spiritualitas, hingga pandangan tentang kehidupan dan kematian. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa film animasi tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana penyampaian pesan budaya, kritik sosial, serta refleksi realitas kehidupan masyarakat. Dengan demikian, melalui analisis semiotika dapat dipahami bahwa setiap tanda dalam film memiliki makna yang saling berkaitan dalam membangun pesan dan ideologi yang ingin disampaikan kepada penonton.
Analisis Semiotika Roland Barthes pada Film Animasi Panji Tengkorak karya Daryl Wilson Ana Tasya Kamila; Pramisdi Winanto Saputro; Diardana Prima Sintasari
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna denotatif dan konotatif serta mengungkap mitos yang dibangun melalui tanda-tanda visual dan naratif dalam film tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis semiotika. Sumber data meliputi narasi film, unsur visual, serta dialog antar tokoh dalam film animasi Panji Tengkorak. Teknik Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, yaitu dengan menonton film secara berulang, mencatat tanda yang muncul di setiap adegan, serta mendokumentasikan konteks munculnya tanda tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 20 data yang memuat makna denotatif, konotatif, dan mitos. Makna denotatif dalam film ditampilkan melalui tanda-tanda yang bersifat literal dan nyata, sedangkan makna konotatif memperlihatkan adanya pesan simbolik, emosional, dan kritik sosial yang tersembunyi di balik visual maupun dialog film. Pada tingkat mitos, film ini merepresentasikan berbagai ideologi dan kepercayaan masyarakat, seperti kekuasaan, kehormatan, perjuangan, budaya patriarki, spiritualitas, hingga pandangan tentang kehidupan dan kematian. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa film animasi tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana penyampaian pesan budaya, kritik sosial, serta refleksi realitas kehidupan masyarakat. Dengan demikian, melalui analisis semiotika dapat dipahami bahwa setiap tanda dalam film memiliki makna yang saling berkaitan dalam membangun pesan dan ideologi yang ingin disampaikan kepada penonton.