Maria Aprilliana Ade Karlina
Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI PENERAPAN BIOSEKURITI PADA USAHA PETERNAKAN AYAM PETELUR DI MANGGARAI NUSA TENGGARA TIMUR Puspita Cahya Achmadi; Maria Aprilliana Ade Karlina; Petrus Canisius Dario Tangi
Agrinimal Jurnal Ilmu Ternak dan Tanaman Vol 14 No 2 (2026): Agrinimal Jurnal Ilmu Ternak dan Tanaman
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ajitt.2026.14.2.193-200

Abstract

Peningkatan produksi ayam petelur di Kabupaten Manggarai saat ini masih terkendala oleh risiko transmisi penyakit akibat inkonsistensi tata kelola biosekuriti pada usaha peternakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan sistem biosekuriti pada dua peternakan ayam petelur (layer) di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, yaitu CV. Tri Mitra Bahagia Tuberti dan PT. Satu Hati. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus komparatif deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Evaluasi dilakukan berdasarkan enam indikator utama, yaitu pengelolaan kandang dan lingkungan, pengendalian penyakit dan kesehatan ayam, pengelolaan pakan dan air, kontrol akses kandang dan mobilitas, pelatihan pekerja, serta keamanan produksi telur. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, kuesioner terstruktur berbasis indikator serta observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV. Tri Mitra Bahagia Tuberti menerapkan prinsip biosekuriti secara konsisten dengan kategori baik (skor 3), unggul dalam pengelolaan lingkungan kandang, pakan, dan keamanan produk. Sebaliknya, PT. Satu Hati berada pada kategori cukup baik (skor 2) dengan keunggulan spesifik hanya pada aspek pengendalian penyakit. Kedua peternakan masih menghadapi tantangan pada lemahnya kontrol mobilitas kendaraan dan minimnya pelatihan pekerja. Diperlukan tindakan strategis dalam penguatan standard operating procedure (SOP) biosekuriti sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan peternakan layer di wilayah Manggarai. ABSTRACT The increase in layer chicken production in Manggarai Regency is currently hindered by the risk of disease transmission resulting from inconsistent biosecurity management in poultry farms. This study aims to evaluate the implementation of biosecurity systems at two layer chicken farms in Manggarai Regency, East Nusa Tenggara: CV. Tri Mitra Bahagia Tuberti and PT. Satu Hati. The research employed a quantitative descriptive comparative case study approach utilizing a purposive sampling technique. The evaluation was based on six key indicators: housing and environmental management; disease control and chicken health; feed and water management; housing access control and mobility; worker training; and egg production safety. Data collection was conducted through interviews, structured indicator-based questionnaires, and direct observation. The results indicated that CV. Tri Mitra Bahagia Tuberti consistently implemented biosecurity principles, achieving a "good" rating (score of 3), and excelled in housing environment, feed, and product safety management. Conversely, PT. Satu Hati was classified in the "fairly good" category (score of 2), demonstrating a specific advantage only in disease control. Both farms still faced challenges regarding weak vehicle mobility control and a lack of worker training. Strategic actions are required to strengthen biosecurity Standard Operating Procedures (SOPs) to improve the productivity and resilience of layer farms in the Manggarai region.