Dessy Syahfitri Pohan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Keluarga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH JOB RESOURCES TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RSUD BANGIL KABUPATEN PASURUAN : ANALYSIS STRUCTURAL EQUATION MODELING PARTIAL LEAST SQUARE (SEM-PLS) Dessy Syahfitri Pohan; Gilbert Alvaro Souisa
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i3.61171

Abstract

Kinerja perawat merupakan salah satu indikator utama yang berkaitan erat dengan mutu pelayanan di rumah sakit. Sebagai garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan pasien, perawat memiliki peran krusial dalam pemulihan pasien serta keselamatan pasien (patient safety). Semakin baik kinerja perawat, maka akan semakin baik pula mutu pelayanan keperawatannya. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kinerja perawat, salah satunya adalah job resources (level organisasi, dukungan interpersonal, tingkatan pekerjaan, dan level tugas). Job resources merupakan sumber daya yang dapat mendukung pelaksanaan tugas secara optimal. Sumber daya tersebut mendukung pelaksanaan tugas perawat menjadi lebih efektif, meningkatkan motivasi kerja, dan mendorong keterlibatan yang lebih tinggi dalam menjalankan tugas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh job resources dalam peningkatan kinerja perawat di ruang rawat inap. Penelitian ini menggunakan metode explanatory survey dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sebanyak 314 perawat yang bekerja di RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan dengan besar sampel 120 responden, menggunakan teknik purposive sampling. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kinerja perawat dengan variable independent job resources. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan PLS. Terdapat pengaruh yang signifikan antara dimensi level tugas dengan kinerja perawat. Sebaliknya, dimensi level organisasi dan dukungan interpersonal belum berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja perawat. Model penelitian ini dapat meningkatkan kinerja perawat dengan memperhatikan komponen job resources. Model ini dapat digunakan sebagai upaya dalam meningkatkan kinerja perawat.