Wilhelmus Hary Susilo
Program Studi Sarjana Keperawatan, STIK Sint Carolus, Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH TERAPI MUSIK SUARA ALAM TERHADAP KUALITAS TIDUR PASIEN INTENSIVE CARE UNIT : STUDI PRE-EXPERIMENTAL Ellin Febriani; Fitriana Suprapti; Wilhelmus Hary Susilo
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i3.61223

Abstract

Gangguan tidur merupakan salah satu masalah yang sering dialami pasien di Intensive Care Unit (ICU) akibat kondisi penyakit kritis, lingkungan perawatan yang tidak kondusif, serta berbagai tindakan dan intervensi medis yang dilakukan secara berulang. Kondisi tersebut dapat menyebabkan perubahan pola tidur, menurunkan kualitas istirahat, menghambat proses pemulihan, serta meningkatkan risiko komplikasi. Terapi musik suara alam merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang berpotensi menciptakan suasana lebih tenang, mengurangi stimulus lingkungan, dan meningkatkan kualitas tidur pasien kritis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh terapi musik suara alam terhadap kualitas tidur pasien di ICU RS X. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan rancangan one-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 pasien ICU yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Kualitas tidur diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Richards-Campbell Sleep Questionnaire (RCSQ), kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test pada tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kualitas tidur meningkat dari 27,20 sebelum intervensi menjadi 69,67 setelah pemberian terapi musik suara alam. Seluruh responden mengalami peningkatan skor kualitas tidur, yang ditunjukkan dengan tidak ditemukannya negative ranks maupun ties. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kualitas tidur sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p <0,001. Dengan demikian, terapi musik suara alam efektif meningkatkan kualitas tidur pasien ICU dan dapat dipertimbangkan sebagai salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang sederhana untuk mendukung pemenuhan kebutuhan tidur serta proses pemulihan pasien dalam praktik keperawatan kritis.