Eka Septianti Laoli
Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nias

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS KOMPETENSI GURU TERHADAP PELAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA DI SMP Marlena Lahagu; Arianto Lahagu; Asali Lase; Eka Septianti Laoli
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i3.15453

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum requires teachers to possess adequate competencies to plan, implement, and evaluate learning according to students' needs. This study aims to examine teacher competence, the implementation of the Merdeka Curriculum, and the relationship between teacher competence and Merdeka Curriculum implementation at SMP Negeri 1 Alasa. This study employed a quantitative approach with a descriptive correlational method. The respondents consisted of 50 teachers selected through total sampling. Data were collected using a five-point Likert-scale questionnaire consisting of 40 statements. Following the validity test, 14 items were retained for the teacher competence variable and 8 items for the Merdeka Curriculum implementation variable. Data analysis included descriptive statistics, validity and reliability tests, normality testing, Spearman's rho correlation, and simple linear regression. The results showed a positive and significant relationship between teacher competence and Merdeka Curriculum implementation, with a correlation coefficient of 0.593 and a significance value of <0.001. The regression analysis produced an R² value of 0.268, indicating that teacher competence explained 26.8% of the variation in Merdeka Curriculum implementation, while the remaining 73.2% was associated with other factors outside the model. These findings indicate that teacher competence is one factor associated with Merdeka Curriculum implementation, while optimal implementation also requires school support, facilities, technology, professional development, and a supportive learning environment. ABSTRAK Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut guru memiliki kompetensi yang memadai dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kompetensi guru, pelaksanaan Kurikulum Merdeka, serta hubungan kompetensi guru dengan pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Alasa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Responden penelitian berjumlah 50 guru yang ditentukan melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang terdiri atas 40 butir pernyataan. Setelah dilakukan uji validitas, diperoleh 14 butir valid untuk variabel kompetensi guru dan 8 butir valid untuk variabel pelaksanaan Kurikulum Merdeka. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji validitas, reliabilitas, normalitas, korelasi Spearman's rho, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru memiliki hubungan positif dan signifikan dengan pelaksanaan Kurikulum Merdeka, dengan koefisien korelasi sebesar 0,593 dan signifikansi <0,001. Analisis regresi menunjukkan nilai R² sebesar 0,268, yang berarti kompetensi guru menjelaskan 26,8% variasi pelaksanaan Kurikulum Merdeka, sedangkan 73,2% berkaitan dengan faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan bahwa kompetensi guru merupakan salah satu faktor yang berkaitan dengan pelaksanaan Kurikulum Merdeka, tetapi optimalisasi implementasi kurikulum juga memerlukan dukungan sekolah, fasilitas, teknologi, pelatihan, dan lingkungan pembelajaran.
PENGEMBANGAN MODUL EKONOMI BERBASIS PROFIL PELAJAR PANCASILA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMA Pentra Lisna Farasi; Eka Septianti Laoli; Yearning Harefa; Asali Lase
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i4.15514

Abstract

Learning motivation is an important factor supporting students’ success in the learning process. However, the learning motivation of Grade X students in Economics at SMA Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi was still not optimal. In addition, the teaching materials used had not fully integrated the values of the Pancasila Student Profile, resulting in less than optimal student engagement during learning activities. This study aimed to develop an Economics module based on the Pancasila Student Profile that met the criteria of validity, practicality, and effectiveness in improving students’ learning motivation. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE Development model, which consists of five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The developed product was validated by subject matter, language, and Design experts and subsequently tested in small-group and large-group trials. The results showed that the module obtained validity scores of 96% from the subject matter expert, 86% from the language expert, and 96% from the Design expert, all categorized as highly valid. The practicality test obtained a score of 88% in the small-group trial and 94% in the large-group trial, with an average score of 91%, categorized as highly practical. The effectiveness of the module was indicated by an increase in students’ learning motivation from 68.75% before using the module to 85% after its implementation, representing an increase of 16.25 percentage points. Therefore, the developed Economics module based on the Pancasila Student Profile meets the criteria of being highly valid, highly practical, and effective, making it suitable for use as teaching material to support the improvement of students’ learning motivation in Economics learning. ABSTRAK Motivasi belajar merupakan salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran. Namun, motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi kelas X di SMA Negeri 1 Gunungsitoli Idanoi masih belum optimal. Selain itu, bahan ajar yang digunakan belum sepenuhnya mengintegrasikan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila sehingga keterlibatan aktif peserta didik dalam pembelajaran belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul Ekonomi berbasis Profil Pelajar Pancasila yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dikembangkan divalidasi oleh ahli materi, ahli bahasa, dan ahli desain, kemudian diujicobakan pada kelompok kecil dan kelompok besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul memperoleh tingkat validitas sebesar 96% dari ahli materi, 86% dari ahli bahasa, dan 96% dari ahli desain, dengan kategori sangat valid. Hasil uji kepraktisan menunjukkan persentase sebesar 88% pada uji kelompok kecil dan 94% pada uji kelompok besar, dengan rata-rata 91% dan kategori sangat praktis. Efektivitas modul ditunjukkan oleh peningkatan motivasi belajar siswa dari 68,75% sebelum penggunaan modul menjadi 85% setelah penggunaan modul atau mengalami peningkatan sebesar 16,25 poin persentase. Dengan demikian, modul Ekonomi berbasis Profil Pelajar Pancasila yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid, sangat praktis, dan efektif sehingga layak digunakan sebagai bahan ajar untuk mendukung peningkatan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Ekonomi.
PEMBELAJARAN EKONOMI BERBASIS E-LEARNING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Arniwati Zalukhu; Wahyutra Adilman Telaumbanua; Asali Lase; Eka Septianti Laoli
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v6i4.15513

Abstract

This study analyzes the implementation of e-learning-based economics learning, changes in students’ learning motivation after the use of e-learning, and the role of digital learning in supporting students’ motivation at SMA Negeri 1 Hiliduho. The study employed a descriptive qualitative approach. Informants were selected purposively and consisted of the principal, vice principal for curriculum, economics teacher, school operator, and seven Grade X-3 students representing different levels of learning engagement. Data were collected through semi-structured interviews, non-participant observation, and documentation. Data analysis involved reduction, display, conclusion drawing, as well as open coding, axial coding, and selective coding. Trustworthiness was strengthened through source triangulation, technique triangulation, and member checking. The findings show that economics learning has utilized Google Classroom and WhatsApp Group for material delivery, assignments, discussion, communication, and assessment. E-learning was associated with positive changes in students’ learning motivation, reflected in stronger interest, participation, independence, discipline, responsibility, and enthusiasm. E-learning also provided more flexible learning opportunities because students could revisit materials and access additional digital resources independently. However, these benefits were not fully equal because unstable internet connectivity and limited access to learning devices remained barriers. The findings indicate that the success of e-learning depends not only on digital platforms, but also on teacher readiness, school support, infrastructure, and active student participation. ABSTRAK Penelitian ini menganalisis pelaksanaan pembelajaran ekonomi berbasis teknologi e-learning, perubahan motivasi belajar siswa setelah pemanfaatan e-learning, dan peran teknologi tersebut dalam mendukung motivasi belajar di SMA Negeri 1 Hiliduho. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan dipilih secara purposif dan terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru ekonomi, operator sekolah, serta tujuh siswa kelas X-3 dengan karakteristik keterlibatan belajar yang beragam. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta proses open coding, axial coding, dan selective coding. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran ekonomi telah memanfaatkan Google Classroom dan WhatsApp Group untuk penyampaian materi, pemberian tugas, diskusi, komunikasi, dan evaluasi. Penggunaan e-learning berkaitan dengan perubahan positif pada motivasi belajar yang tampak melalui meningkatnya minat, keaktifan, kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan antusiasme siswa. E-learning juga memberi ruang belajar yang lebih fleksibel karena materi dapat diakses kembali dan sumber belajar digital dapat digunakan secara mandiri. Namun, manfaat tersebut belum sepenuhnya merata karena kualitas jaringan internet dan keterbatasan perangkat masih menjadi kendala. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan e-learning tidak hanya bergantung pada platform digital, tetapi juga pada kesiapan guru, dukungan sekolah, infrastruktur, dan partisipasi siswa.