This Author published in this journals
All Journal Jurnal Edukasi
Egidius Dewa
Universitas Katolik Widya Mandira, Kupang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Motivasi Belajar dan Kepercayaan Diri Anak Asuh di Yayasan Sonaf Maneka: Studi Kasus Evaluatif Kualitatif Trisna Susana Nogo Elaman; Egidius Dewa
Jurnal Edukasi Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Edukasi
Publisher : Edu Berkah Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60132/edu.v4i4.790

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan, respons peserta, dan makna yang dipersepsikan dari program pendampingan motivasi belajar dan kepercayaan diri di Yayasan Panti Asuhan Sonaf Maneka. Program berlangsung selama dua hari, melibatkan 118 peserta berusia 5–22 tahun, dan mencakup penyampaian materi motivasi, diskusi interaktif, permainan edukatif, latihan komunikasi terbimbing, pendampingan, serta penguatan pada akhir kegiatan. Penelitian menggunakan desain studi kasus evaluatif kualitatif, dengan program pendampingan dua hari diperlakukan sebagai kasus yang terikat pada konteks, waktu, dan peserta. Data diperoleh dari daftar hadir, foto kegiatan, materi presentasi, catatan harian tim, wawancara semiterstruktur dengan satu pengelola panti dan dua fasilitator yang dipilih secara purposif, serta diskusi verifikasi tim. Data dianalisis secara tematik, sedangkan kredibilitas temuan diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menghasilkan lima tema, yaitu pelaksanaan program yang partisipatif, keterlibatan aktif dalam diskusi dan permainan, kesediaan berkomunikasi dan mengemukakan pendapat selama sesi, munculnya aspirasi belajar, serta penguatan suportif dari fasilitator. Temuan menunjukkan bahwa kegiatan partisipatif menyediakan ruang yang mendukung peserta untuk terlibat, berlatih berkomunikasi, dan menghubungkan belajar dengan tujuan personal. Penelitian ini tidak menggunakan pengukuran pretest–posttest, tidak mewawancarai seluruh peserta secara sistematis, dan tidak menilai perubahan jangka panjang. Oleh karena itu, hasil ditafsirkan sebagai temuan evaluatif yang kontekstual, bukan bukti efektivitas kausal.