Tedih Tedih
Sarjanawiyata Tamansiswa University, Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Training on making flavoured crisps for the community of Kayen Hamlet, Sampang subdistrict Elyas Djufri; Alfat Khaharsyah; Laila Udhiatuzzahro; Kwondoin Adi Putra; Tedih Tedih
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 22 No. 1 (2026): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v22i1.14460

Abstract

[Bahasa]: Memberdayakan masyarakat Dusun Kayen melalui peningkatan keterampilan produksi keripik varian rasa dan peningkatan kapasitas kewirausahaan berbasis produk lokal menjadi tujuan utama program pelatihan ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Terdapat 30 orang sebagai peserta pelatihan yang dipilih dan dijadikan sampel yang merepresentasikan karakteristik demografi masyarakat setempat. Pelatihan yang diberikan menggunakan sistem participatory cycles yang bersifat integratif dan menggunakan kuesioner dengan skala Likert 5-1 untuk evaluasi. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji independent samples t-test untuk menguji perbedaan persepsi berdasarkan status usaha dan pengalaman peserta. Pelatihan ini jelas sangat memuaskan para peserta (mean 3.67-4.20). Pengukuran kepuasan terfokus pada relevansi materi pelatihan (KP4, mean = 4.20). Terdapat analisis segmentasi yang mempertimbangkan perbedaan persepsi peserta pelatihan dengan status usaha (p > 0.05) dan pengalaman membuat keripik (p > 0.05). Terdapat implikasi dari analisis ini yang merekomendasikan pentingnya pendampingan setelah pelatihan, terutama dalam akses permodalan, pengembangan pemasaran, dan pengelompokan usaha. Penggunaan PAR ini sangat baik dalam memenuhi dan mengakomodasi pemberdayaan masyarakat. Pelaksanaan jangka panjang dan mengatasi hambatan pascapelatihan menjadi tujuan penelitian selanjutnya. Penelitian ini sangat penting untuk evaluasi sebagai pengukuran tingkat kesejahteraan masyarakat. Kata kunci: pelatihan, keripik, keterampilan praktik, pemberdayaan masyarakat [English]: The main objective of this training program was to empower the Kayen Hamlet community by improving their skills in producing flavoured crisps and strengthening their entrepreneurship capacity based on local products. The study employed a Participatory Action Research (PAR) approach involving 30 training participants purposively selected to represent the demographic characteristics of the local community. The training was implemented through an integrative participatory cycle and evaluated using a five-point Likert-scale questionnaire. The data were analyzed using descriptive statistics and an independent samples t-test to examine differences in participants’ perceptions based on business status and prior experience in making crisps. Most respondents reported satisfaction (mean 3.67 to 4.20). Participants reported that of all the training interventions they had completed, the one that incorporates the most current and relevant training (KP4, mean = 4.20) was the best. There was, however, no statistically significant difference (p > 0.05) in perceptions of the participants when categorized according to their entrepreneurial status and prior experience in the production of snacks. This indicates all participants required supplementary assistance that relates to seed finance, the marketing of their snacks, and the formation of strategic business collaborations, and hence the need to support all participants even after the training. The results of this study suggest that the Participatory Action Research was successful since all the study participants were satisfied. Keywords: training, chips, practical skills, and community empowerment