Rokhmayanti
Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Empowering BUMKal Segoroyoso through cattle rumen waste processing into organic fertilizer for sustainable agriculture Ambar Pratiwi; Maryudi; Rokhmayanti; Sutan Nur Chamida Tri Astuti
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 22 No. 1 (2026): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v22i1.14558

Abstract

[Bahasa]: Limbah rumen sapi merupakan produk sampingan rumah pemotongan hewan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi menimbulkan masalah lingkungan jika tidak diolah dengan tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Segoroyoso dalam mengolah limbah rumen sapi menjadi pupuk organik padat dan cair, sekaligus mendorong pengelolaan limbah berbasis masyarakat melalui BUMKal Segoroyoso. Program ini menerapkan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dengan mengidentifikasi sumber daya lokal, melibatkan lembaga masyarakat dalam menentukan kebutuhan dan kegiatan, memobilisasi aset yang ada melalui pelatihan teknis, serta melakukan evaluasi dan pemantauan lanjutan. Peserta kegiatan mewakili BUMKal Segoroyoso, pemerintah kalurahan, kelompok tani, kelompok wanita tani, dan kader PKK. Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan praktis pembuatan pupuk organik padat dan cair, pemantauan fermentasi, serta evaluasi program. Evaluasi pengetahuan peserta dilakukan secara deskriptif melalui pre-test dan post-test. Skor rata-rata meningkat dari 2,08 sebelum pelatihan menjadi 4,56 setelah pelatihan. Peserta juga menunjukkan kemampuan praktis dalam mengidentifikasi bahan baku pengolahan dan menjalankan prosedur dasar fermentasi. Pupuk yang dihasilkan menunjukkan karakteristik kematangan yang dapat diamati, meliputi warna cokelat gelap, tekstur remah, dan berkurangnya bau tidak sedap. Program ini memperkuat pengetahuan dan keterampilan praktis masyarakat serta menciptakan peluang bagi BUMKal untuk mengembangkan pupuk organik berbasis rumen sapi sebagai produk olahan lokal. Pendampingan berkelanjutan, fasilitas pengolahan yang memadai, penilaian kualitas produk, dan perencanaan bisnis diperlukan untuk mendukung keberlanjutan program. Kata Kunci: BUMKal, limbah rumen sapi, pemberdayaan masyarakat, pupuk organik, pertanian berkelanjutan [English]: Cattle rumen waste is a slaughterhouse by-product that remains underutilized and may cause environmental problems when disposed of without appropriate treatment. This community service program aims to strengthen the capacity of the Segoroyoso community to process cattle rumen waste into solid and liquid organic fertilizers while promoting community-based waste management through BUMKal Segoroyoso. The program applied an Asset-Based Community Development (ABCD) approach by identifying local resources, involving community institutions in determining needs and activities, mobilizing available assets through technical training, and conducting evaluation and follow-up monitoring. Participants represented BUMKal Segoroyoso, the village government, farmer groups, women farmer groups, and PKK cadres. Activities included socialization, hands-on training in solid and liquid organic fertilizer production, fermentation monitoring, and program evaluation. Participants' knowledge was evaluated descriptively using pre-test and post-test scores. The average score increased from 2.08 before training to 4.56 after training. Participants also demonstrated practical abilities in identifying processing materials and conducting basic fermentation procedures. The resulting fertilizer showed observable characteristics of maturation, including a dark brown color, crumbly texture, and reduced unpleasant odor. The program strengthened community knowledge and practical skills and created opportunities for BUMKal to develop cattle-rumen-based organic fertilizer as a locally managed product. Continued mentoring, adequate processing facilities, product quality assessment, and business planning are required to support program sustainability. Keywords: BUMKal, cattle rumen waste, community empowerment, organic fertilizer, sustainable agriculture