Liana Gili Damaris
Universitas Pancasakti Tegal, Tegal, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Digital storytelling-based program for English-speaking practice and character education in an Indonesian Islamic elementary school Endang Sulistianingsih; Nur Aflahatun; Nabila Elandhini; Liana Gili Damaris
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 22 No. 1 (2026): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v22i1.14902

Abstract

[Bahasa]: Madrasah ibtidaiyah dapat menghadapi keterbatasan kesempatan bagi siswa untuk berlatih berbicara bahasa Inggris serta mengintegrasikan pendidikan karakter dalam pembelajaran bahasa. Program pengabdian kepada masyarakat ini menerapkan program berbasis digital storytelling untuk menyediakan praktik berbicara bahasa Inggris yang terstruktur sekaligus mengintegrasikan pendidikan karakter bagi siswa sekolah dasar. Program melibatkan 65 siswa pada sebuah madrasah ibtidaiyah di Indonesia dan menggunakan kerangka pemecahan masalah partisipatif yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan program, pelaksanaan, monitoring dan umpan balik, serta evaluasi. Digital storytelling dioperasionalkan melalui narasi multimedia yang memadukan unsur visual, audio, dan teks yang ditampilkan menggunakan proyektor LCD. Setelah menyimak cerita, siswa menceritakan kembali narasi dalam bahasa Inggris, merespons pertanyaan teman, serta mendiskusikan tindakan tokoh dan nilai moral dalam cerita. Data dikumpulkan melalui asesmen berbicara dan karakter sebelum dan sesudah program, observasi kelas, wawancara guru, dan diskusi reflektif siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan perubahan positif sebelum dan sesudah program pada pelafalan, kelancaran, penggunaan kosakata, dan kepercayaan diri berbicara, serta pada empati, tanggung jawab, dan kreativitas yang diamati. Program ini menunjukkan potensi praktis digital storytelling untuk mengintegrasikan praktik berbicara bahasa Inggris dan pendidikan karakter dalam konteks madrasah ibtidaiyah. Kata Kunci: digital storytelling, praktik berbicara bahasa Inggris, pendidikan karakter, madrasah ibtidaiyah, pengabdian kepada masyarakat [English]: Islamic elementary schools may provide limited opportunities for students to practice spoken English and integrate character education into language learning. This community service program implemented a digital storytelling-based approach to provide structured English-speaking practice while incorporating character education for elementary school students. The program involved 65 students at an Islamic elementary school in Indonesia and used a participatory problem-solving framework comprising needs assessment, program design, implementation, monitoring and feedback, and evaluation. Digital storytelling was operationalized through multimedia narratives combining visual, audio, and textual elements presented using an LCD projector. After viewing the stories, students retold the narratives in English, responded to peer questions, and discussed the characters’ actions and moral values. Data were collected through pre- and post-program speaking and character assessments, classroom observations, teacher interviews, and student reflection discussions, and were analyzed descriptively. The findings showed positive pre–post shifts in pronunciation, fluency, vocabulary use, and speaking confidence, as well as in observed empathy, responsibility, and creativity. The program demonstrates the practical potential of digital storytelling to integrate English speaking practice and character education within an Islamic elementary-school context. Keywords: digital storytelling, English speaking practice, character education, Islamic elementary school, community service