ABSTRAK Budaya sekolah memainkan peran krusial dalam membentuk iklim dan suasana pendidikan di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan variasi budaya sekolah di Kabupaten Pekalongan serta dampaknya terhadap manajemen pendidik dan peserta didik. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, mengumpulkan data sekunder dari literatur, jurnal, dan dokumen relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah yang kuat dan positif dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, meningkatkan motivasi belajar, serta mendukung manajemen pendidikan yang efektif. Variasi budaya antar satuan pendidikan di Kabupaten Pekalongan memengaruhi pengelolaan pendidik dan peserta didik, yang berdampak langsung pada kualitas pendidikan. Pengelolaan budaya sekolah yang melibatkan seluruh warga sekolah secara sistematis dan diawasi dengan baik terbukti meningkatkan kedisiplinan, kinerja guru, dan prestasi belajar siswa. Selain itu, pelestarian budaya lokal dan penerapan nilai-nilai multikultural di sekolah berkontribusi pada terciptanya suasana belajar yang harmonis dan inklusif. Penelitian ini merekomendasikan penguatan budaya sekolah yang dikelola secara partisipatif sebagai kunci utama dalam meningkatkan efektivitas manajemen pendidikan dan mutu pembelajaran di Kabupaten Pekalongan. . Kata Kunci : Budaya sekolah, Kabupaten Pekalongan, Manajemen. ABSTRACT School culture plays a crucial role in shaping the educational climate and atmosphere in the school environment. This study aims to analyze and compare variations in school culture in Pekalongan district and its impact on educator and learner management. The method used is qualitative with a literature study approach, collecting secondary data from relevant literature, journals and documents. The results show that a strong and positive school culture can create a conducive learning environment, increase learning motivation and support effective education management. Cultural variations among education units in Pekalongan district affect the management of educators and learners, which has a direct impact on the quality of education. School culture management that involves all school members in a systematic and well-supervised manner has been shown to improve discipline, teacher performance and student learning achievement. In addition, the preservation of local culture and the application of multicultural values in schools contribute to the creation of a harmonious and inclusive learning atmosphere. This research recommends strengthening school culture through participatory management as the key to improving the effectiveness of education management and learning quality in Pekalongan district. Keywords: School culture, Pekalongan district, management.