Nurhalimah
Universitas Muhammadiyah Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Skrining Kesehatan Integratif Pascabencana melalui Program SIAGA di Aceh Tengah: Integrated Post-Disaster Health Screening through the Siaga Program in Central Aceh Rahma Julia Setyanigtyas; Nurhalimah; Nina Anggraeni Noviasari; Rochman Basuki
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 5 No 2 (2026): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v5i2.180

Abstract

Pendahuluan: Banjir dan longsor dapat menimbulkan masalah kesehatanfisik dan meningkatkan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat,terutama ketika akses terhadap fasilitas kesehatan terganggu. ProgramSkrining Kesehatan Integratif dan Asesmen Kegawatdaruratan (SIAGA)dilaksanakan sebagai respons pelayanan kesehatan komunitaspascabencana di wilayah kerja Puskesmas Kekuyang, Kecamatan Ketol,Kabupaten Aceh Tengah. Kegiatan bertujuan mengidentifikasi masalahkesehatan fisik, kelompok rentan, serta kondisi yang membutuhkan tindaklanjut melalui pelayanan kesehatan yang aktif dan fleksibel.Metode: Kegiatan berupa pelayanan kesehatan klinis pada komunitasmelalui pemeriksaan kesehatan, pengobatan mobile, home visit, layananposbindu, layanan sekolah, layanan pengungsian, edukasi kesehatan, danrekomendasi tindak lanjut. Hasil: Kegiatan dilaksanakan pada 25–29Januari 2026 dan menjangkau 166 penerima manfaat, terdiri atas 64 lakilaki dan 102 perempuan. Kelompok dewasa merupakan penerima manfaatterbanyak sebanyak 88 orang (53,0%). Pada 162 penerima layanankesehatan, temuan yang paling konsisten adalah Infeksi SaluranPernapasan Akut (ISPA), disertai dermatitis kontak alergi, common cold,hipertensi, dyspepsia, dan beberapa penyakit lainnya. Tidak ditemukankasus yang memerlukan rujukan selama periode kegiatan.Kesimpulan: Program SIAGA memberikan gambaran awal mengenaikebutuhan kesehatan masyarakat pascabencana dan menunjukkanpentingnya pelayanan kesehatan komunitas yang mobile, terintegrasi, danberbasis kebutuhan lokal. Hasil skrining dapat menjadi dasar bagipuskesmas dan jejaring layanan setempat untuk menentukan edukasi,pemantauan, serta tindak lanjut pascabencana.