Fadilla Fadilla
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan Bisnis Syariah Indo Global Mandiri Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN BNPL PADA PROGRAM SHOPEE PAYLATER TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PERBANKAN DAN EKONOMI SYARIAH UIGM DITINJAU DARI PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH Natasya Rogaya; Fadilla Fadilla; Havis Aravik
Jurnal Investasi Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Investasi Islam
Publisher : LP2M Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jii.v7i1.2422

Abstract

Perkembangan layanan Buy Now Pay Later (BNPL), termasuk Shopee PayLater, memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi dengan pembayaran yang ditunda. Kemudahan tersebut juga dapat memengaruhi cara mahasiswa mengatur pengeluaran dan kewajiban keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan BNPL pada Shopee PayLater terhadap perilaku pengelolaan keuangan mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah dan Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Indo Global Mandiri Palembang serta meninjaunya dari perspektif ekonomi syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sampel berjumlah 71 mahasiswa yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics 25 melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan BNPL pada Shopee PayLater berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 11,097 + 0,372X, dengan nilai t hitung sebesar 3,285 dan signifikansi 0,002 < 0,05. Nilai R Square sebesar 0,135 menunjukkan bahwa penggunaan BNPL menjelaskan 13,5% variasi pengelolaan keuangan, sedangkan 86,5% dijelaskan oleh faktor lain. Dalam perspektif ekonomi syariah, penggunaan PayLater perlu memperhatikan akad, kejelasan biaya dan kewajiban, kemampuan membayar, serta menghindari unsur riba, gharar, maysir, dan perilaku berlebihan.