Hafizah Cintya Putri
S1 Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Formulasi Sediaan Obat Kumur Dari Ekstrak Etanol Umbi Wortel (Daucus Carota L) Sebagai Antifungsi Terhadap Pertumbuhan Candida Albicans William Wijaya; Hafizhatul Abadi; Silvia Loren; Fitria Mahira Mumtaz Sitorus; Hafizah Cintya Putri
Journal of Nursing Update Vol 7, No 1 (2025): EDISI JUNI
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i2.7151

Abstract

Salah satu penyebab sariawan dan bau mulut adalah adanya pertumbuhan jamur pada rongga mulut, salah satunya Candida albicans, yang dapat diatasi dengan berkumur menggunakan obat kumur. Umbi wortel (Daucus carota L.) diketahui mengandung senyawa aktif yang berpotensi sebagai antifungi. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sediaan obat kumur dari ekstrak etanol umbi wortel dan menguji aktivitas antifunginya terhadap pertumbuhan Candida albicans. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan metode difusi kertas cakram pada media agar. Sediaan obat kumur dibuat dalam empat formula, yaitu F0 (tanpa ekstrak), F1 (ekstrak wortel 5%), F2 (ekstrak wortel 15%), dan F3 (ekstrak wortel 30%). Evaluasi sediaan meliputi pemeriksaan organoleptis, pH, viskositas, dan stabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan obat kumur ekstrak umbi wortel memiliki aktivitas antifungi terhadap Candida albicans, dengan diameter zona hambat sebesar 2,9 mm pada konsentrasi 5%, 3,9 mm pada konsentrasi 15%, dan 5,3 mm pada konsentrasi 30%, yang seluruhnya tergolong kategori lemah. Hasil evaluasi organoleptis, pH, viskositas, dan stabilitas sediaan menunjukkan hasil yang baik dan memenuhi syarat sediaan obat kumur. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol umbi wortel dapat diformulasikan menjadi sediaan obat kumur yang stabil dan memiliki aktivitas antifungi meskipun tergolong lemah terhadap Candida albicans.
Pengembangan Model Perubahan Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Berbasis Keluarga dengan Pendekatan Theory of Planned Behavior bernard bernard; Agus Siswanto; Angeline Angeline; Fitria Mahira Mumtaz Sitorus; Hafizah Cintya Putri
Journal of Nursing Update Vol 8, No 1 (2026): EDISI JUNI
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v8i1.7201

Abstract

Theory of Planned Behavior (TPB) menjelaskan niat perilaku melalui sikap, norma subjektif, dan perceived behavioral control (PBC). Bukti 2021–2025 menunjukkan TPB dapat menjelaskan niat memperbaiki perilaku oral, digunakan pada populasi anak, dewasa, ibu, dan kelompok berkebutuhan khusus, serta menjadi dasar intervensi. Artikel ini bertujuan merumuskan model perubahan perilaku oral berbasis keluarga dengan memperluas TPB ke konteks rumah tangga. Tinjauan naratif terarah mengidentifikasi bahwa faktor keluarga dapat berfungsi sebagai sumber norma, dukungan, hambatan, dan kesempatan perilaku. Model TPB-FAM yang diusulkan menggabungkan sikap, norma keluarga, PBC, oral health literacy, kebiasaan sebelumnya, perencanaan, dan dukungan lingkungan. Luaran utama adalah intention, enactment of behavior, dan clinical proxy. Model dirancang untuk diuji dengan structural equation modeling dan kemudian dikembangkan menjadi intervensi. Kerangka memerlukan validasi konstruk dan uji longitudinal untuk menilai intention-behavior gap.