Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Bermain Peran sebagai Upaya Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak Kelompok B TK Giardinni Bangodua Siti Juliah; Andi Ali Kisai; Irfan Fauzi Rahmat
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12373

Abstract

Keterampilan sosial merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia dini karena berkaitan dengan kemampuan anak berinteraksi dan menyesuaikan diri dalam lingkungan sosial. Berdasarkan observasi awal di Kelompok B TK Giardinni Bangodua, ditemukan bahwa beberapa anak masih mengalami kesulitan dalam memahami dan menaati aturan serta sabar menunggu giliran dalam kegiatan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial anak melalui metode bermain peran di Kelompok B TK Giardinni Bangodua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 15 anak kelompok B dengan rentang usia 5–6 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan unjuk kerja, sedangkan analisis data menggunakan persentase ketercapaian pada setiap indikator. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan sosial anak setelah penerapan metode bermain peran. Pada kondisi pra tindakan, kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) pada indikator memahami dan menaati aturan serta sabar menunggu giliran masing-masing sebesar 6,67%. Pada Siklus I pertemuan ketiga, capaian BSB meningkat menjadi 53,33% dan 60,00%. Selanjutnya, pada Siklus II pertemuan ketiga, kedua indikator mencapai 86,67%, sehingga melampaui indikator keberhasilan penelitian sebesar 80%. Dengan demikian, metode bermain peran dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan sosial anak usia dini, khususnya dalam memahami dan menaati aturan serta sabar menunggu giliran.