Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan Media Big Book Bilingual Berbasis Cerita Rakyat Bali untuk Meningkatkan Bahasa Ekspresif Anak Usia 4-5 Tahun Kadek Merry Liana Deo Deo
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12484

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan bahasa ekspresif anak kelompok Kindy A usia 4 sampai 5 tahun di Skoebi Do Child Care yang belum berkembang secara optimal, terlihat dari hasil observasi awal yang menunjukkan sebagian besar anak masih kesulitan menceritakan kembali isi gambar, mengajukan pertanyaan, mengungkapkan perasaan dengan kata sifat, serta mengulang kalimat sederhana untuk berinteraksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah penggunaan media big book bilingual berbasis cerita rakyat Bali dapat meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak pada kelompok tersebut. Penelitian menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak, terdiri atas 9 anak laki laki dan 6 anak perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi menggunakan lembar observasi berskala 1 sampai 5 pada empat indikator kemampuan bahasa ekspresif, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan dibandingkan dengan Pedoman Acuan Patokan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang konsisten pada setiap tahap. Pada observasi awal, hanya 3 anak atau 20,00 persen yang mencapai ketuntasan. Pada Siklus I, jumlah anak tuntas meningkat menjadi 6 anak atau 40,00 persen. Pada Siklus II, ketuntasan meningkat tajam menjadi 14 anak atau 93,33 persen, sehingga terjadi peningkatan ketuntasan sebesar 53,33 poin persentase dari Siklus I ke Siklus II. Capaian tersebut telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 80 persen sehingga penelitian dihentikan pada Siklus II. Peningkatan juga konsisten terlihat pada rata rata skor setiap indikator, yaitu kemampuan menceritakan kembali gambar, mengajukan pertanyaan, mengungkapkan perasaan dengan kata sifat, dan mengulang kalimat sederhana, yang seluruhnya menunjukkan tren naik dari observasi awal hingga Siklus II. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa media big book bilingual berbasis cerita rakyat Bali efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak usia 4 sampai 5 tahun sekaligus memperkenalkan nilai budaya lokal sejak usia dini.