Wahyudin Bin Jamaludin
Borneo Lestari University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimasi Formula Gel Antibakteri Ekstrak Etanol 96% Umbi Bawang Dayak Dengan Metode Simplex Lattice Design Wahyudin Bin Jamaludin; Yurekhe Utamana Lorenza; Muhammad Andi Chandra; Didik Rio Pambudi; Fitriyanti - -
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) Jurnal Pharmacy, Vol. 21 No. 02 Desember 2024
Publisher : Pharmacy Faculty, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pharmacy.v0i0.19371

Abstract

Umbi bawang Dayak (E. americana Merr.) dengan pelarut etanol 96% berpotensi untuk  sebagai alternatif masalah penyakit kulit seperti jerawat, pada pengujian aktivitas antibakteri P. acnes menunjukkan diameter dengan nilai 15,91 mm yang tergolong kategori kuat sehingga dapat dikembangkan kedalam sediaan topikal seperti gel antijerawat. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik sediaan gel berdasarkan organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan viskositas serta untuk mengetahui nilai konsentrasi Karbopol 940 dan Trietanolamin yang paling optimum dengan metode SLD. Secara organoleptis berwarna kuning coklat muda, berbau khas, semi solid, homogen, pH direntang antara 5,466-8,366, daya sebar antara 17,167 g.cm/s-25,229 g.cm/s, daya lekat sebesar 0,430-0,836 detik dan viskositas antara 3.200-19.340 mPa.s. Analisis ANOVA menunjukkan nilai sig yang signifikan pada masing-masing respon yang didapatkan (p-value<0,05) sehingga terdapat adanya perbedaan antara hasil variasi Karbopol 940 dan Trietanolamin terhadap karakteristik fisik sediaan gel. Berdasarkan hal tersebut didapatkan formula optimum yang berada pada level konsentrasi Karbopol 940 sebesar 0,982% dan Trietanolamin sebesar 0,318%. Hasil uji stabilitas formula optimum sebelum dan sesudah tidak terdapat perbedaan terhadap pH, daya lekat, dan viskositas, tetapi berbeda terhadap hasil daya sebar.