This Author published in this journals
All Journal Jurnal Abdi Insani
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUATAN SELF-LEADERSHIP DAN LITERASI KESEHATAN PSIKOSEKSUAL PADA REMAJA SANTRI MELALUI PROGRAM EDUKASI DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN Arbania Fitriani; Kamalia Kamalia; Grin Rayi Prihandini; Ida Saidah; Ety Nurhayati
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 7 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i7.3928

Abstract

Masa remaja merupakan periode perkembangan yang ditandai dengan perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang signifikan sehingga memerlukan dukungan pendidikan yang tepat untuk membantu remaja memahami perkembangan dirinya. Kurangnya pemahaman mengenai self-leadership dan kesehatan psikoseksual dapat menyebabkan remaja mengalami kesulitan dalam pengelolaan emosi, pengambilan keputusan, serta memahami perubahan yang terjadi pada masa pubertas. Dalam konteks pendidikan berbasis asrama seperti pesantren, kebutuhan akan edukasi yang terintegrasi antara penguatan karakter dan kesehatan reproduksi menjadi semakin penting. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan self-leadership serta pemahaman kesehatan psikoseksual pada remaja sebanyak 35 santri di Pesantren Inggris Assalam Bogor. Metode kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Tahap pelaksanaan mencakup pemeriksaan kesehatan dasar, pelatihan self-leadership, edukasi kesehatan psikoseksual, serta diskusi interaktif bersama peserta. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengukuran pre-test dan post-test untuk melihat perubahan tingkat pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait self-leadership dan kesehatan psikoseksual setelah mengikuti kegiatan pelatihan. Hal ini ditunjukkan melalui peningkatan rata-rata skor peserta dari 72,96 sebelum pelatihan menjadi 81,85 setelah pelatihan dengan hasil uji Wilcoxon yang menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0,008). Selain itu, peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan serta peningkatan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan mengelola emosi secara positif. Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan yang baik dari pihak pesantren sebagai mitra kegiatan. Berdasarkan hasil kegiatan tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan self-leadership yang terintegrasi dengan edukasi kesehatan psikoseksual efektif dalam meningkatkan literasi psikososial remaja santri.