Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Resilience Profile of Natural Disaster Victims among Grade X Students at SMA Negeri 12 Padang Nofriyadi Rahmad Zon; Wira Solina; Joni Edison
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 9 No 1 (2026): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v9i1.4672

Abstract

Bencana banjir yang melanda Kota Padang pada akhir November 2025 dan berlanjut hingga awal Januari 2026 turut berdampak pada SMA Negeri 12 Padang, sehingga menimbulkan tekanan psikologis seperti kecemasan, ketakutan, dan kepanikan pada sebagian peserta didik, meskipun tidak semua peserta didik menunjukkan dampak negatif berkepanjangan karena sebagian mampu bertahan dan beradaptasi, kemampuan yang dikenal dengan istilah resiliensi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil resiliensi korban bencana alam pada peserta didik kelas X di SMA Negeri 12 Padang dilihat dari aspek emotion regulation, impulse control, optimism, causal analysis, dan empathy. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan populasi seluruh peserta didik kelas X yang terdampak bencana alam berjumlah 400 orang, sedangkan sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 80 peserta didik dari dua kelas. Instrumen penelitian berupa angket resiliensi model skala Likert sebanyak 51 item valid dengan reliabilitas Cronbach's Alpha sebesar 0,902, yang dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi peserta didik secara umum berada pada kategori tinggi. Dilihat dari aspeknya, emotion regulation, impulse control, causal analysis, dan empathy berada pada kategori sedang, sedangkan optimism berada pada kategori sangat tinggi. Temuan ini merekomendasikan guru BK untuk memberikan layanan klasikal dengan tema regulasi emosi, pengendalian impuls, analisis penyebab masalah, dan empati bagi peserta didik korban bencana alam.