Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Enhancing Accountability through Artificial Intelligence: Evidence from Islamic and Conventional Banking Customers Rusmini Creative; Faried Kurnia Rahman; Umi Suswati Risnaeni
Lan Tabur: JURNAL EKONOMI SYARIAH Vol. 8 No. 1 (2026): September
Publisher : LAN TABUR: Jurnal Ekonomi Syariah The Islamic University of KH. Achmad Muzakki Syah Jember, East Java. Jember Jln. Manggar Gebang Poreng 139A Patrang Jember Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/lt.v8i1.184

Abstract

Artificial intelligence (AI) has significantly reshaped the banking industry and is increasingly important in influencing perceived accountability. Nevertheless, perceptions of accountability are not identical. Customers of Islamic banks are more likely to associate accountability with adherence to Sharia principles, ethical values, and fairness, whereas customers of conventional banks tend to focus more on system efficiency, reliability, and technological performance. This study analyses how AI-driven features affect accountability based on survey data. Furthermore, it also examines if Islamic banking customers affects perceived accountability.
Lebih dari Sekadar Label: Sertifikasi Halal dan Masa Depan Bisnis UMKM Faried Kurnia Rahman
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 4 No 04 (2026): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemunculan sertifikasi halal telah meningkatkan kesadaran para pelaku bisnis, termasuk Usaha Mikro dan Kecil. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014, diatur bagaimana menjamin ketersediaan produk halal serta bagaimana memperoleh sertifikasi halal, khususnya bagi industri makanan dan minuman. Di Indonesia, jumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendominasi keseluruhan sektor industri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam manfaat dan kendala penerapan sertifikasi halal oleh UMKM dari dua kelompok yang berbeda. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menerapkan dua teknik pengumpulan data kualitatif, yaitu wawancara mendalam (in-depth interview) dan teknik kelompok nominal (nominal group technique/NGT). Dua jenis pemangku kepentingan dilibatkan dalam penelitian ini untuk mewakili pelaku UMKM dan pendamping proses produk halal. Penelitian ini melakukan wawancara terhadap 23 UMKM serta melibatkan lima pendamping proses produk halal dalam sesi NGT. UMKM dan anggota tim pendamping proses produk halal memiliki kesamaan pandangan pada beberapa isu, seperti peran tim pendamping halal dan lamanya proses sertifikasi halal. Kedua kelompok juga menunjukkan perbedaan pandangan pada beberapa isu lain, seperti komitmen terhadap proses sertifikasi halal. Dengan menggunakan dua metode pengumpulan data (wawancara mendalam dan teknik kelompok nominal) serta membandingkan perspektif dua kelompok yang berbeda, penelitian ini mampu menghadirkan dua sudut pandang yang berbeda dalam penerapan sertifikasi halal.