Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANCANGAN VIDEO MUSIK MOTION GRAPHICLAGU “DROP OUT” BAND SPRAYER DI SUKOHARJO Ninggar Mayang Ningrum
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi dan Pendidikan (MANTAP) Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi dan Pendidikan (Jurnal Mantap)
Publisher : Redtech Putra Benua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musik hardcore diminati remaja khususnya wilayah Sukoharjo. Band Sprayer adalah grup band yang beranggotakan remaja Sukoharjo. Band ini menyuarakan keresahan terhadap generasi remaja yang salah pergaulan melalui lagu ciptaan sendiri. Sprayer sudah memiliki video klip official berupa potongan dokumentasi saat pentas. Video klip yang ada masih belum mewakili makna dan pesan lagu. Lagu Drop Out dipilih karena lagu memiliki pesan agar anak muda meninggalkan hal yang kurang baik. Pendekatan penciptaan karya menggunakan tehnik Motion Graphic. Motion Graphic adalah menggerakkan elemen visual hingga terwujud kesatuan estetik berupa video. Gaya visual yang dipilih adalah Grunge yang popular di tahun 90’an. Tehnik pengumpulan data dengan; studi pustaka, observasi lapangan, kuesioner, wawancara menggunakan analisis interpretatif.
Perancangan Ikon Visual Dusun Plosokerep Melalui Pengembangan Motif Batik Daun Ploso sebagai Identitas Komunal Ninggar Mayang Ningrum; Avierry Fionarizoca; Abdurrozaq
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi dan Pendidikan (MANTAP) Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi dan Pendidikan (Jurnal Mantap)
Publisher : Redtech Putra Benua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The community of Plosokerep Hamlet, Gondangrejo, Karanganyar, possesses a rich tradition of local performing arts but lacks a cohesive visual identity in the form of a signature village batik motif for ceremonial attire. This Community Service Program (PkM) aims to assist the community in designing a local visual icon based on native flora—specifically the leaves of the ploso tree (Butea monosperma)—leading to the creation of the "Ploso Joyo" batik motif. The methodology employed a participatory action approach involving sensing identification, visual stylization sketching, manual cap stamp crafting, and stamped batik production. The results demonstrate the establishment of a distinctive batik motif that has been successfully utilized for theatrical costumes, community event uniforms, and secured Copyright protection (HKI). This program effectively strengthens local empowerment and sustains community cultural identity.