Latar Belakang: Nyeri persalinan merupakan pengalaman fisiologis yang hampir selalu dialami oleh ibu bersalin, terutama pada kala I fase aktif, dan dapat menimbulkan kecemasan serta ketegangan emosional yang berpotensi memengaruhi kemajuan persalinan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan hypnobirthing terhadap penurunan skala nyeri persalinan pada ibu inpartu kala I fase aktif. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi experiment menggunakan pendekatan one-group pretest–posttest. Sampel penelitian terdiri dari 22 ibu bersalin kala I fase aktif yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling di PMB Bidan Yuliawati STr.Keb. Tingkat nyeri persalinan diukur sebelum dan sesudah pemberian intervensi hypnobirthing menggunakan skala nyeri numerik. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan hypnobirthing, sebagian besar responden mengalami nyeri persalinan pada kategori sedang hingga berat. Setelah intervensi hypnobirthing, terjadi penurunan tingkat nyeri, dengan mayoritas responden berada pada kategori nyeri ringan hingga sedang. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara tingkat nyeri sebelum dan sesudah intervensi hypnobirthing (p < 0,001). Kesimpulan: Penerapan hypnobirthing berpengaruh terhadap penurunan skala nyeri persalinan pada ibu inpartu kala I fase aktif. Metode ini dapat dipertimbangkan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis dalam asuhan kebidanan untuk membantu mengurangi nyeri persalinan.