Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Kader Promosi Kesehatan melalui Pemantauan Jentik untuk Meningkatkan Kapasitas Pencegahan Demam Berdarah Dengue di Masyarakat Perkotaan Abrori Abrori; Ghodiq Ufthoni; Destary Praptawati
JUKEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2026): JUKEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, September 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jukemas.v3i3.1847

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di wilayah perkotaan yang membutuhkan penguatan upaya pencegahan berbasis masyarakat. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah meningkatkan kapasitas kader promosi kesehatan dalam melakukan edukasi, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), dan pemantauan jentik di lingkungan rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman pemantauan jentik, dan perilaku pencegahan DBD melalui pemberdayaan kader promosi kesehatan di RT 04 RW 06 Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Kegiatan menggunakan pendekatan participatory community empowerment melalui edukasi interaktif, diskusi, permainan edukatif, pelatihan identifikasi jentik, simulasi pemantauan jentik, dan pendampingan. Peserta kegiatan berjumlah 21 kader promosi kesehatan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur pengetahuan DBD, pemahaman pemantauan jentik, dan perilaku PSN serta observasi terhadap partisipasi dan kemampuan praktis peserta. Hasil menunjukkan bahwa rerata skor total meningkat dari 61,4 ± 8,1 pada pre-test menjadi 87,6 ± 6,0 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 26,2. Selain itu, 90,5% peserta aktif mengikuti diskusi, 85,7% mampu mengidentifikasi tempat perindukan nyamuk, dan 81,0% mampu melakukan simulasi pemantauan jentik. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan kapasitas kader melalui pemberdayaan berbasis edukasi dan pelatihan partisipatif dalam mendukung pencegahan DBD berbasis komunitas.