Asam mefenamat merupakan obat antiinflamasi dan analgesik yang termasuk dalam Biopharmaceutical Classification System (BCS) kelas II, sehingga memerlukan upaya peningkatan kelarutan untuk memperoleh absorpsi yang optimal. Likuisolid merupakan salah satu teknologi formulasi baru yang dapat digunakan untuk meningkatkan laju disolusi obat yang sukar larut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi perbandingan propilen glikol dan Avicel PH 102 terhadap sifat fisik tablet likuisolid asam mefenamat. Metode penelitian meliputi pengumpulan bahan baku, pencampuran dengan teknik likuisolid, evaluasi massa cetak asam mefenamat, pembuatan tablet dengan metode kempa langsung, evaluasi tablet, serta analisis data menggunakan uji ANOVA satu arah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi persyaratan mutu fisik massa cetak yang ditetapkan. Pada evaluasi tablet, terdapat perbedaan bermakna antar formula, sedangkan uji disolusi menunjukkan bahwa F1 dan F2 mencapai nilai Q >80% pada menit ke-20, F3 pada menit ke-30, dan tablet pembanding (asam mefenamat film-coated) pada menit ke-30, (asam mefenamat non film-coated) pada menit ke-35. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa formula F2 dengan perbandingan 1:11 merupakan formula terbaik.