Firdhan Muhammad Firdausy
Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efisiensi Kinerja Pembiayaan dan Operasional Bank Pembiayaan Rakyat Syariah di Wilayah Bandung Raya: Pendekatan DEA Firdhan Muhammad Firdausy; Ima Amaliah
Bandung Conference Series: Economics Studies 311 - 318
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v6i2.24752

Abstract

Abstract. Islamic Rural Banks (BPRS) play a strategic role in supporting sharia financial inclusion, particularly for micro, small, and medium enterprises in the Greater Bandung area. Yet the sustainability and competitiveness of BPRS depend heavily on how efficiently they manage their resources. This study analyzes the technical efficiency of six BPRS in the Greater Bandung area during 2021–2025 using Data Envelopment Analysis (DEA) with an input orientation, a pooled cross-sectional approach, and both Constant returns to scale (CRS) and Variable Returns to Scale (VRS) assumptions, forming 30 Decision Making Units (DMU). The input variables used are Third-Party Funds (DPK) and Operational Cost, while the Output variables are Total Financing Disbursed and Operational Income. The results show that technical efficiency (CRS) varies considerably among the six BPRS. By the end of the observation period, BPRS Baiturridha Pusaka and BPRS Daarul Hayat had reached a perfect efficiency score of 1.000, while BPRS Amanah Rabbaniah, BPRS AlMasoem, BPRS Al Ihsan, and BPRS Harta Insan Karimah Parahyangan remained inefficient. Efficiency decomposition indicates that inefficiency sources are bank-specific, arising either from pure technical inefficiency or from suboptimal scale of operation. The main source of inefficiency is identified as Operational Cost growth outpacing Total Financing growth in several BPRS. This study recommends that inefficient BPRS prioritize operational cost control and more productive financing expansion in line with the improvement targets identified. Abstrak. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) memiliki peran penting dalam mendukung inklusi keuangan syariah, khususnya bagi masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayah Bandung Raya. Keberlangsungan dan daya saing BPRS sangat bergantung pada tingkat efisiensi dalam mengelola sumber daya yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat efisiensi teknis enam BPRS di wilayah Bandung Raya selama periode 2021–2025 menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA) dengan orientasi input, pendekatan pooled cross-sectional, dan asumsi Constant Return to Scale (CRS) serta Variable Return to Scale (VRS), sehingga membentuk 30 Decision Making Unit (DMU). Variabel input yang digunakan adalah Dana Pihak Ketiga dan Biaya Operasional, sedangkan variabel Output yang digunakan adalah Total Pembiayaan yang diberikan dan Pendapatan Operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efisiensi teknis (CRS) keenam BPRS bervariasi cukup signifikan. Pada akhir periode pengamatan, BPRS Baiturridha Pusaka dan BPRS Daarul Hayat telah mencapai efisiensi optimal dengan skor sempurna 1,000, sedangkan BPRS Amanah Rabbaniah, BPRS AlMasoem, BPRS Al Ihsan, dan BPRS Harta Insan Karimah Parahyangan masih berada dalam kondisi belum efisien. Dekomposisi efisiensi menunjukkan bahwa sumber inefisiensi bersifat spesifik pada masing-masing BPRS, baik akibat efisiensi teknis murni maupun akibat skala usaha yang belum optimal. Sumber inefisiensi utama teridentifikasi berasal dari laju pertumbuhan Biaya Operasional yang melampaui laju pertumbuhan Total Pembiayaan pada sejumlah BPRS. Penelitian ini merekomendasikan agar BPRS yang belum efisien memprioritaskan pengendalian biaya operasional dan optimalisasi penyaluran pembiayaan sesuai dengan target perbaikan yang telah diidentifikasi.