Fahmi Sani Putra
Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Zakat, Indeks Pembangunan Manusia, dan Bantuan Sosial terhadap Kemiskinan Fahmi Sani Putra; Dewi Rahmi
Bandung Conference Series: Economics Studies 327 - 334
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcses.v6i2.24871

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the effect of zakat, the Human Development Index (HDI), and social assistance on poverty across 27 regencies and municipalities in West Java Province during the 2021–2024 period. This research employed a quantitative approach using panel data obtained from Statistics Indonesia (BPS), the National Amil Zakat Agency (BAZNAS) of West Java Province, and the Ministry of Social Affairs of the Republic of Indonesia. The data were analyzed using panel data regression with the Fixed Effect Model (FEM). The results indicate that zakat has no significant effect on poverty, whereas the Human Development Index (HDI) and social assistance have a significant effect on poverty. Simultaneously, all three variables have a significant effect on poverty. These findings suggest that optimizing social assistance programs and promoting more equitable human development are more effective in reducing poverty, while the effectiveness of zakat can be enhanced through better management and a greater emphasis on productive distribution. Abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh zakat, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan bantuan sosial terhadap kemiskinan pada 27 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat periode 2021–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel yang bersumber dari BPS, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dan Kementerian Sosial. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan, sedangkan IPM dan bantuan sosial berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Secara simultan ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi bantuan sosial dan pemerataan pembangunan manusia lebih efektif dalam mendukung penurunan kemiskinan, sementara efektivitas zakat perlu ditingkatkan melalui pengelolaan dan penyaluran yang lebih produktif.