Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Work-Life Balance dan Stres Kerja terhadap Produktivitas Karyawan di PT Sarana Prasanti Mandiri Tangerang Dinda Tri Sandi; Bachtiar Arifudin Husain
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Work-Life Balance dan Stres Kerja terhadap Produktivitas Karyawan pada PT Sarana Prasanti Mandiri Tangerang, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 60 karyawan dengan teknik sampling jenuh dan dianalisis menggunakan aplikasi SPSS versi 27 melalui uji regresi linier berganda, uji t, dan uji F. penelitian yang berjudul “Pengaruh Work-Life Balance dan Stres Kerja terhadap Produktivitas Karyawan di PT Sarana Prasanti Mandiri Tangerang”, teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner (angket) kepada responden. pengujian hipotesis secara inferensial, terlebih dahulu dilakukan analisis deskriptif untuk memberikan gambaran umum mengenai karakteristik responden dan distribusi jawaban pada masing-masing variabel penelitian.Berdasarkan hasil uji koefisien korelasi diperoleh hasil koefisien determinasi (R-Square) sebesar 0,535 maka dapat disimpulkan bahwa Work-Life Balance (X1) dan Stres Kerja (X2) secara bersama-sama memiliki kontribusi pengaruh sebesar 53,5% terhadap Produktivitas karyawan (Y). Berdasarkan hasil uji hipotesis uji F diperoleh hasil nilai F hitung > F tabel sebesar (32,776 > 3,16). Hal ini juga diperkuat dengan nilai probability signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Maka dari itu, secara simultan variabel Work-Life Balance (X1) dan Stres Kerja (X2) terdapat pengaruh signifikan terhadap Produktivitas Karyawan (Y) atau dengan kata lain H0 ditolak dan Ha diterima sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peningkatan Work-Life Balance berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas karyawan. Sementara itu, Stres Kerja tidak memberikan pengaruh signifikan secara parsial, tetapi bersama Work-Life Balance berpengaruh terhadap produktivitas karyawan.