Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Beban Kerja dan Lingkungan Kerja Fisik terhadap Performa Kerja Karyawan pada PT Kuaikuai Tech Indonesia Kota Jakarta Barat Rania Sundari Rachmat; Fahmi Susanti
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Beban Kerja (X1) dan Lingkungan Kerja Fisik (X2) terhadap Performa Kerja (Y) karyawan pada PT Kuaikuai Tech Indonesia Kota Jakarta Barat. metode penelitian merupakan serangkaian kegiatan ilmiah yang dilakukan secara sistematis untuk memperoleh data yang valid sehingga dapat menjawab rumusan masalah penelitian. Proses penelitian diawali dengan pemikiran yang melahirkan rumusan masalah, kemudian dikembangkan menjadi hipotesis awal yang didukung oleh teori serta hasil penelitian terdahulu. Selanjutnya, data penelitian dikumpulkan, diolah, dan dianalisis secara sistematis sehingga menghasilkan kesimpulan yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. Berdasarkan teknik pengumpulan data dan pendekatan analisisnya, metode penelitian secara umum dibedakan menjadi dua, yaitu penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. Analisis data dilakukan menggunakan uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linier sederhana, analisis regresi linier berganda, uji koefisien determinasi, uji t, dan uji F untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa Beban Kerja (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Performa Kerja (Y) dengan nilai 13,730 > 2,001 dan signifikansi 0,000 < 0,05, serta memberikan kontribusi sebesar 76,5%. Sementara itu, Lingkungan Kerja Fisik (X2) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Performa Kerja (Y) dengan nilai 5,497 > 2,001 dan signifikansi 0,000 < 0,05, dengan kontribusi sebesar 20,5%. Secara simultan, Beban Kerja (X1) dan Lingkungan Kerja Fisik (X2) bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap Performa Kerja (Y) dengan nilai 93,844 > 3,16 dan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, memberikan kontribusi sebesar 76,7%.