Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Capital Intensity, Sales Growth terhadap Tax Avoidance: Peran Moderasi Kepemilikan Institusional Channisa Nurul Qolbi; Benarda Benarda
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13405

Abstract

Perusahaan sektor property dan real estate memiliki karakteristik investasi aset tetap yang besar serta pertumbuhan penjualan yang fluktuatif, yang dapat berkaitan dengan pengelolaan kewajiban perpajakan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh capital intensity dan sales growth terhadap tax avoidance dengan kepemilikan institusional sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling dan menghasilkan 17 perusahaan atau 102 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan EViews 12 melalui regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa capital intensity tidak berpengaruh terhadap tax avoidance, sedangkan sales growth berpengaruh terhadap tax avoidance. Secara simultan, capital intensity dan sales growth berpengaruh terhadap tax avoidance. Kepemilikan institusional tidak mampu memoderasi pengaruh capital intensity terhadap tax avoidance, tetapi mampu memoderasi dan memperlemah pengaruh sales growth terhadap tax avoidance. Temuan ini menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan berkaitan dengan tax avoidance, sementara kepemilikan institusional berperan dalam membatasi hubungan tersebut melalui fungsi pengawasan terhadap manajemen. Penelitian ini memberikan implikasi bagi regulator dan investor untuk memperkuat pengawasan terhadap perusahaan dengan pertumbuhan penjualan yang tinggi guna mendukung pengelolaan perpajakan yang lebih baik