Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Corporate Social Responsibility, Dewan Komisaris Independen dan Kepemilikan Institusi terhadap Agresivitas Pajak Affan Rianda; Agus Afandi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR), dewan komisaris independen, dan kepemilikan institusi terhadap agresivitas pajak pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan. Sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, sehingga diperoleh 15 perusahaan dengan total 75 observasi selama lima tahun. Agresivitas pajak diukur menggunakan Effective Tax Rate (ETR), sedangkan CSR diukur berdasarkan indeks pengungkapan CSR, dewan komisaris independen berdasarkan proporsi komisaris independen, dan kepemilikan institusi berdasarkan proporsi saham yang dimiliki institusi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan EViews 12. Hasil pemilihan model melalui uji Chow dan uji Hausman menunjukkan bahwa Fixed Effect Model (FEM) merupakan model yang paling sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSR tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak. Dewan komisaris independen juga tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak. Sebaliknya, kepemilikan institusi berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak. Secara simultan, CSR, dewan komisaris independen, dan kepemilikan institusi berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak. Nilai adjusted R-squared sebesar 0,720617 menunjukkan bahwa 72,06% variasi ETR dapat dijelaskan oleh variabel dalam model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa struktur kepemilikan institusional menjadi salah satu faktor yang lebih berperan dalam menjelaskan variasi agresivitas pajak pada perusahaan sektor energi dalam periode pengamatan.