Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Determinan Penggunaan Informasi Akuntansi pada UMKM Kabupaten Tasikmalaya: Tijauan dari Pengetahuan Akuntansi, Skala Usaha dan Umur Usaha Anwar Fauzi; Dewi Ratnasari Astuti
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan akuntansi, skala usaha, dan umur usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah pelaku UMKM di Kabupaten Tasikmalaya, sedangkan sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Pengujian data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji kelayakan model, dan uji hipotesis secara parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan informasi akuntansi, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,360, nilai t sebesar 4,184, dan signifikansi <0,001. Skala usaha juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan informasi akuntansi, dengan koefisien regresi sebesar 0,371, nilai t sebesar 4,279, dan signifikansi <0,001. Sementara itu, umur usaha tidak berpengaruh signifikan terhadap penggunaan informasi akuntansi, dengan koefisien regresi sebesar 0,124, nilai t sebesar 1,381, dan signifikansi sebesar 0,170. Nilai R Square sebesar 0,640 menunjukkan bahwa pengetahuan akuntansi, skala usaha, dan umur usaha mampu menjelaskan 64,0% variasi penggunaan informasi akuntansi, sedangkan 36,0% dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian. Model regresi dinyatakan layak digunakan berdasarkan nilai signifikansi uji F <0,001.