Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Flash Sale dan Fear of Missing Out (FOMO) terhadap Impulsive Buying pada pengguna e-commerce Shopee yang melakukan pembelian produk Skintific diKota Mataram. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan e-commerce yang mendorong perubahan perilaku konsumen dalam melakukan pembelian, khususnya melalui strategi promosi berupa flash sale yang menawarkan potongan harga dalam waktu terbatas serta munculnya rasa takut konsumen akan kehilangan kesempatan memperoleh produk atau penawaran tertentu (FOMO). Kondisi tersebut diduga dapat mendorong konsumen melakukan pembelian secara spontan tanpa perencanaan yang matang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna produk Skintific yang berdomisili di Kota Mataram. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang ditentukan menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling, dengan kriteria berdomisili di Kota Mataram, menggunakan e-commerce Shopee, berusia 18–50 tahun, dan pernah melakukan pembelian produk Skintific minimal satu kali. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data dilakukan dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26, meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri atas Flash Sale (X1) dan FOMO (X2), sedangkan variabel dependen adalah Impulsive Buying (Y). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran empiris mengenai peran strategi promosi dan faktor psikologis konsumen dalam mendorong perilaku pembelian impulsive pada pengguna Shopee, khususnya dalam pembelian produk Skintific di Kota Mataram.