Ahmad Rafiudin
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Badar Cipulus

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pendekatan Deep Learning pada Pembelajaran Bahasa Arab Kelas VIII Maulida Muhammad Gibran; Ahmad Rafiudin; Maulana Sima Usamah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13557

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran Bahasa Arab di kelas VIII SMP Fullday Al-Muhajirin Purwakarta, mencakup perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, faktor pendukung dan penghambat, serta upaya guru dalam mengatasi hambatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Informan penelitian meliputi guru Bahasa Arab, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan peserta didik kelas VIII. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan Deep Learning telah diarahkan pada pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Pada tahap perencanaan, guru menyusun modul ajar yang memuat tujuan, materi, aktivitas, media, dan asesmen. Pada tahap pelaksanaan, guru menggunakan diskusi kelompok, tanya jawab, presentasi, latihan, dan praktik percakapan serta menghubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui observasi keaktifan, tugas, presentasi, latihan, serta tes lisan dan tertulis. Faktor pendukung meliputi komitmen guru, keterlibatan peserta didik, media pembelajaran, dan dukungan sekolah. Hambatan utama berupa perbedaan kemampuan dasar dan penguasaan kosakata, keterbatasan waktu, dan kemampuan belajar yang belum merata. Guru mengatasinya melalui penyederhanaan penjelasan, contoh kontekstual, media variatif, latihan bertahap, dan kerja kelompok..