Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Daya Tarik Wisata dan Electronic Word of Mouth (E-WOM) terhadap Keputusan Berkunjung pada Kawasan Wisata Alam Swembath Kabupaten Simalungun Nabila Balqis; Irwansyah Putra
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Daya Tarik Wisata dan Electronic Word of Mouth (E-WOM) terhadap Keputusan Berkunjung pada Kawasan Wisata Alam Swembath di Kabupaten Simalungun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling dan melibatkan 98 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial Daya Tarik Wisata memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Berkunjung pada Kawasan Wisata Alam Swembath di Kabupaten Simalungun. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik daya tarik suatu destinasi wisata, maka semakin tinggi keputusan wisatawan untuk berkunjung. Demikian juga Electronic Word of Mouth (E-WOM) terbukti memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Berkunjung. pada Kawasan Wisata Alam Swembath di Kabupaten Simalungun Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak informasi, ulasan, dan rekomendasi yang beredar melalui media digital, maka semakin tinggi pula minat wisatawan untuk berkunjung Secara bersama-sama,atau simultan kedua variabel tersebut juga menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap Keputusan Berkunjung pada Kawasan Wisata Alam Swembath di Kabupaten Simalungun. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,898 menunjukkan bahwa variabel Daya Tarik Wisata dan E-WOM mampu menjelaskan variasi Keputusan Berkunjung sebesar 10,2%, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.