Indah Nurmahanani
Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kemampuan Menulis Permulaan Siswa dalam Aspek Grafomotorik dan Ejaan Try Rahmawati; Indah Nurmahanani; Nadia Tiara Antik Sari
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i2.5660

Abstract

Penelitian ini menganalisis kemampuan siswa kelas satu sekolah dasar saat melakukan kegiatan menulis permulaan, khususnya terkait keterampilan grafomotorik dan kemampuan mengeja. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dan subjeknya sebanyak 29 siswa kelas satu di sebuah sekolah dasar di Kabupaten Purwakarta. Subjek penelitian dipilih dengan menggunakan teknik sampling total, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui tiga teknik: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen observasi digunakan untuk mengukur beberapa aspek, antara lain: kerapian tulisan tangan, keterbacaan, ketepatan penggunaan huruf, postur tubuh saat menulis, penggunaan huruf kapital, pembentukan huruf, dan pemahaman kata, dengan memanfaatkan skala Likert 1-4, analisis data penelitian dilakukan melalui tiga langkah: penyederhanaan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa keterampilan menulis awal siswa secara umum berada dalam kategori tinggi hingga sangat tinggi. Aspek sikap menulis memperoleh persentase tertinggi sebesar 85% dan aspek susunan huruf sebesar 81% yang termasuk kategori sangat tinggi. Sementara itu, aspek kerapian tulisan tangan memperoleh persentase 67%, kejelasan tulisan 73%, ketepatan huruf 75%, penggunaan huruf kapital 76%, dan pemahaman kata 76% yang termasuk kategori tinggi. Berdasarkan hasil analisis, dapat diketahui bahwa sebagian besar siswa telah memiliki keterampilan menulis dasar yang memadai. Namun, mereka masih menghadapi tantangan dalam aspek grafomotorik dan pengejaan. Faktor yang menyebabkan kesulitan tersebut antara lain rendahnya keterampilan motorik halus., kurangnya latihan menulis, dan kesiapan siswa untuk belajar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi para guru dalam merancang metode pengajaran yang lebih efektif untuk pembelajaran menulis tingkat pemula di sekolah dasar.
The Education Character in Boarding Schools: Implementing Civic Learning to Develop Student Responsibility Jennyta Caturiasari; Tiara Yogiarni; Indah Nurmahanani
Bulletin of Pedagogical Research Vol. 5 No. 1 (2025): Bulletin of Pedagogical Research
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bpr.v5i1.1852

Abstract

This study aims to examine the implementation of Civic Education (Pendidikan Kewarganegaraan or PKn) within the cultural environment of a boarding school to enhance students’ character development, particularly in terms of responsibility and discipline. Employing a qualitative approach with a case study method, the research focuses on a single boarding school as the primary subject. Data were collected through observations, in-depth interviews with teachers, students, and the principal, as well as document analysis. The findings reveal that Civic Education is not only delivered theoretically in the classroom but is also integrated into students’ daily lives through consistent habituation, school regulations, and exemplary behavior demonstrated by all members of the school community. The boarding school environment, which emphasizes discipline and independence, provides ample space for the internalization of character values, especially responsibility and discipline. These results indicate that a contextual approach to Civic Learning, embedded within a strong school culture, effectively reinforces character formation. Thus, the contextualized implementation of Civic Education in the cultural environment of a boarding school