M. Anang Jatmiko
Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Terapan Kadet Teknika dalam Konteks Perhitungan Kemaritiman Berdasarkan Tahapan Polya M. Anang Jatmiko; Widianti Lestari; Aditya Rinaldi; Eko Septiansyah Putra
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i2.5679

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi penting bagi kadet Jurusan Teknika karena berkaitan dengan ketelitian perhitungan teknik kemaritiman, seperti penentuan kapasitas tangki bahan bakar, tangki ballast, dan kalibrasi volume ruang muat. Namun demikian, kajfian mengenai kemampuan pemecahan masalah matematis pada konteks pendidikan vokasi kepelautan masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan capaian kemampuan pemecahan masalah matematika terapan kadet Jurusan Teknika pada setiap tahapan Polya serta mengidentifikasi pola kesulitan yang muncul pada konteks perhitungan kemaritiman. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang dilengkapi analisis kualitatif terhadap pola kesalahan pada lembar jawaban. Subjek penelitian adalah seluruh 48 kadet Jurusan Teknika semester 1 tahun akademik 2025/2026 pada dua kelas paralel yang diampu peneliti, ditentukan dengan teknik total sampling. Data diperoleh melalui tes berbentuk lima soal uraian yang dirancang berdasarkan indikator tahapan Polya dan mencakup materi volume dan konversi satuan, luas annulus, identitas trigonometri, persamaan aljabar, serta metode numerik aturan Simpson. Setiap jawaban dinilai menggunakan rubrik berbasis empat tahap Polya dengan rentang skor 0 sampai 3, kemudian dikategorikan tinggi, sedang, atau rendah. Hasil penelitian menunjukkan capaian rata-rata sebesar 51,04%, dengan 6,25% kadet berkategori tinggi, 45,83% sedang, dan 47,92% rendah. Capaian menurun konsisten dari tahap memahami masalah (58,33%), menyusun rencana (53,06%), melaksanakan rencana (49,58%), hingga terendah pada tahap memeriksa kembali (43,19%). Berdasarkan butir soal, capaian terendah terdapat pada materi metode numerik aturan Simpson (40,45%). Temuan ini menunjukkan bahwa kesulitan utama kadet tidak terletak pada pemahaman soal, melainkan pada penyusunan strategi dan verifikasi hasil, sehingga pembelajaran Matematika Terapan perlu memberi porsi lebih besar pada penguatan kedua tahap tersebut.