Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Kepala Desa dalam menanggulangi kekeringan pada lahan pertanian sawah di Desa Pusakajaya Utara Kecamatan Cilebar Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purpose sampling yaitu terdiri atas Kepala Desa, perangkat desa, ketua kelompok tani, Ketua Kelompok Tani, Ketua Pertanian Lapangan (PPL) dan masyarakat petani. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Desa telah menjalankan perannya dalam penanggulangan kekeringan melalui koordinasi dengan kelompok tani, Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), dan instansi terkait, menggerakkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan gotong royong pemeliharaan saluran irigasi, memfasilitasi pembangunan turap pada jaringan irigasi tersier, serta menyampaikan kebutuhan petani kepada pemerintah yang berwenang. Meskipun demikian, pelaksanaan peran tersebut belum sepenuhnya optimal karena dipengaruhi oleh keterbatasan kewenangan pemerintah desa, kondisi jaringan irigasi, serta letak Desa Pusakajaya Utara yang berada pada wilayah hilir sehingga pasokan air sering kali tidak mencukupi pada musim kemarau.