Mila Kamila
Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Bacaan Al-Qur’an melalui Metode Talaqqi di TBM Hajah Ambo: Improving the Quality of Qur'anic Reading Through the Talaqqi Method at TBM Hajah Ambo Khoirun Nidhom; Ida Kurnia Shofa; M Fahrel Hidayat; Mila Kamila
Khadimul Mujtama’: Journal of Community Service Vol. 2 No. 1 (2026): Khadimul Mujtama': Journal of Community Service
Publisher : LPPM Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/khadimulmujtama.v2i1.1026

Abstract

This community service was motivated by the partner’s problem at TBM (Reading Park) Hajah Ambo in Patramanggala Village, Kemiri District, Tangerang Regency, namely the low quality of students’ Qur’anic reading, especially in letter pronunciation (makharij), mad, and ghunnah, as well as the unstructured memorization system. The objective was to improve the quality of reading and the quantity of Qur’anic memorization of 23 children aged 7-12 years through the application of the talaqqi method. The implementation methods included initial observation, intensive mentoring for 8 weeks (June–July 2025) in three stages (reading improvement, memorization quality improvement, memorization quantity addition), and evaluation using pretest, posttest, and summative exams. Success indicators: a minimum 30% increase in reading quality score and a target of 5 children memorizing Surah An-Naba’ (40 verses). Results showed that the average reading quality score increased from 54.2 to 81.6 (50.6% increase). A total of 5 children (21.7%) succeeded in memorizing 40 verses, 3 children (13.0%) memorized 25 verses, and 15 children (65.2%) memorized 20 verses. The talaqqi method effectively improved the pronunciation of letters such as dzal and jim and increased learning motivation. Real impacts: students became more disciplined in memorization deposits and teachers began applying this method independently. Recommendations for follow-up: advanced training for teachers and addition of assistant staff.
TRADISI PEMAKAIAN CELAK SEBAGAI PRAKTIK SUNNAH NABI (Studi Living Hadis di Pondok Pesantren Sindang Layung Bandung) Mila Kamila; Ulfah Zakiyah
AL ISNAD: Journal of Indonesian Hadith Studies Vol. 5 No. 2 (2024): AL-ISNAD: Journal of Indonesian Hadith Studies
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/alisnad.v5i2.519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tradisi pemakaian celak sebagai implementasi sunnah Nabi di Pondok Pesantren Sindang Layung, Bandung, dalam perspektif living hadis. Tradisi ini tidak hanya dimaknai sebagai ibadah sunnah, tetapi juga sebagai upaya menjaga kesehatan mata bagi santri yang mengkaji kitab hingga larut malam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan praktik, latar belakang, serta resepsi santri terhadap tradisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemakaian celak di Pesantren Sindang Layung dilandasi oleh nilai-nilai keagamaan dan kesehatan. Para santri menerima tradisi ini dengan antusias berkat penjelasan manfaat dan dasar hadis yang diberikan oleh para pengajar. Penelitian ini memberikan kontribusi akademik dalam memahami penerapan sunnah Nabi dalam kehidupan komunitas Muslim melalui pendekatan living hadis, yang relevan secara praktis dan religius.