Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Literasi Numerasi Siswa Sekolah Dasar melalui Game-Based Learning: Peran Learning Engagement, Feedback Instan, dan Problem Solving Rizkah Setiawati; Nabila Rahma; Fajar Hidayat
SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4: SELAYAR: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Agustus 2026
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/selayar.v2i4.486

Abstract

Literasi numerasi merupakan kompetensi esensial yang harus dikembangkan sejak pendidikan dasar karena berperan penting dalam membentuk kemampuan berpikir logis, analitis, dan pemecahan masalah. Namun, pembelajaran matematika di sekolah dasar masih didominasi pendekatan konvensional yang menyebabkan rendahnya keterlibatan belajar siswa dan belum optimal dalam mengembangkan kemampuan literasi numerasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Game-Based Learning dalam memperkuat literasi numerasi siswa sekolah dasar melalui peran learning engagement, feedback instan, dan problem solving. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental dan desain pretest–posttest control group. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas IV sekolah dasar yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan Game-Based Learning dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes literasi numerasi, angket learning engagement, lembar observasi, rubrik problem solving, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, independent sample t-test, N-gain, dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Game-Based Learning secara signifikan meningkatkan kemampuan literasi numerasi dibandingkan pembelajaran konvensional. Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh tingginya learning engagement yang mendorong partisipasi aktif siswa, pemberian feedback instan yang mempercepat koreksi kesalahan dan memperkuat pemahaman konsep, serta aktivitas problem solving yang mengembangkan penalaran matematis dan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini menghasilkan model konseptual yang menjelaskan bahwa efektivitas Game-Based Learning dalam memperkuat literasi numerasi dibangun melalui interaksi sinergis antara learning engagement, feedback instan, dan problem solving. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan model pembelajaran matematika berbasis permainan sekaligus menjadi rekomendasi praktis bagi guru dalam merancang pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan berorientasi pada penguatan literasi numerasi siswa sekolah dasar