Widafina, Fadhillah Zahra
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mandala Art Therapy untuk Menurunkan Kecemasan pada Remaja SMPN X Kabupaten Bantul Widafina, Fadhillah Zahra; Yonanda, Innes
Jurnal Psikologi Sains dan Profesi Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profes
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jpsp.v10i2.69955

Abstract

Kecemasan merupakan permasalahan psikologis yang umum dialami remaja pada masa tran sisi perkembangan, hal ini dapat mengganggu fungsi akademik maupun sosial apabila tidak ditangani secara adaptif. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas intervensi kelompok berbasis mandala art therapy dalam menurunkan kecemasan pada remaja SMP, dengan membandingkan skor kecemasan subjek penelitian sebelum dan sesudah rangkaian intervensi. Subjek dalam penelitian ini adalah enam siswa kelas VII SMP X di Kabupaten Bantul yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan skor kecemasan kategori tinggi hasil skrining Beck Anxiety Inventory (BAI) terhadap 159 siswa. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental one group pre-test-post-test. Data dikumpulkan melalui BAI (pre-test dan post-test), wawancara, observasi, dan focus group discussion (FGD) sebagai bagian dari asesmen yang kemudian dianalisis menggunakan paired sample t-test. Intervensi dilaksanakan dalam dua sesi kelompok yang mencakup psikoedukasi kecemasan dan aktivitas mandala art therapy yang disertai refleksi. Hasil menunjukkan penurunan skor kecemasan yang signifikan setelah intervensi (p < .05), disertai perubahan kualitatif, berupa subjek penelitian yang melaporkan kondisi lebih tenang dan lebih mampu mengelola kecemasan secara adaptif. Temuan ini mengindikasikan bahwa mandala art therapy secara berkelompok berpotensi menjadi intervensi psikologis yang sederhana dan aplikatif untuk kecemasan remaja pada setting sekolah, khususnya bagi remaja awal yang kemampuan verbalisasi emosinya masih berkembang. Group Mandala Art Therapy to Reduce Anxiety Among Junior High School Adolescents AbstractAnxiety is a psychological issue commonly experienced by adolescents during the developmental transition period and, when left unaddressed, may disrupt academic and social functioning. This study aimed to examine the effectiveness of a group-based mandala art therapy intervention in reducing anxiety among junior high school adolescents by comparing anxiety scores before and after the intervention. The participants were six seventh-grade students from a junior high school in Bantul Regency, selected through purposive sampling based on high anxiety scores identified through Beck Anxiety Inventory (BAI) screening of 159 students. The study employed a quasi-experimental one-group pre-test - post-test design. Data were collected through the BAI (pre-test and post-test), interviews, observation, and a focus group discussion (FGD) as part of the assessment stage, then analyzed using a paired-samples t-test. The intervention consisted of two group sessions covering psychoeducation on anxiety and mandala art therapy activities with reflection. Results indicated a significant reduction in anxiety scores following the intervention (p < .05), accompanied by qualitative changes in which participants reported feeling calmer and better able to manage anxiety adaptively. These findings suggest that group-based mandala art therapy may serve as a simple and applicable psychological intervention for adolescent anxiety in school settings, particularly for early adolescents whose verbal emotional expression is still developing.