Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan rangka mesin pemecah cangkang kemiri menggunakan pendekatan perhitungan teoritis dan metode elemen hingga (Finite Element Analysis/FEA). Rangka mesin berfungsi sebagai komponen utama yang menopang seluruh beban kerja, sehingga analisis kekuatan diperlukan untuk memastikan keamanan dan keandalan struktur. Material rangka yang digunakan adalah baja AISI 1020 dengan dimensi rangka 1000 × 785 × 459 mm dan profil hollow 40 × 40 × 2 mm. Pembebanan dianalisis berdasarkan lima area distribusi beban yang merepresentasikan komponen utama mesin. Analisis dilakukan dengan menghitung tegangan Von Mises, displacement, dan faktor keamanan secara teoritis, kemudian dibandingkan dengan hasil simulasi menggunakan perangkat lunak SolidWorks. Hasil simulasi menunjukkan tegangan maksimum sebesar 12,44 MPa, displacement 0,024 mm, dan faktor keamanan sebesar 28,25. Sementara itu, hasil perhitungan teoritis menghasilkan tegangan sebesar 28,05 MPa, displacement 1,17 mm, dan faktor keamanan 12,53. Terdapat perbedaan signifikan antara kedua metode, dengan deviasi sebesar 55,65% untuk tegangan, 97,95% untuk displacement, dan 125,46% untuk faktor keamanan. Perbedaan ini disebabkan oleh penyederhanaan asumsi pada perhitungan teoritis, sedangkan metode FEA mampu merepresentasikan kondisi aktual melalui distribusi beban, kondisi batas, dan interaksi antar elemen struktur. Meskipun demikian, kedua pendekatan menunjukkan bahwa struktur rangka masih berada dalam kondisi aman. Nilai faktor keamanan yang tinggi mengindikasikan adanya potensi overdesign, sehingga diperlukan optimasi desain untuk meningkatkan efisiensi penggunaan material.