Manajemen kurikulum pesantren dalam lingkungan sekolah menengah menjadi hal yang menarik untuk dikaji karena terdapat kebutuhan untuk mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan pesantren dengan tuntutan kurikulum nasional. Integrasi tersebut membutuhkan perencanaan yang matang agar pendidikan umum dan pendidikan keagamaan tidak berjalan secara terpisah, tetapi dapat saling melengkapi dalam membentuk karakter peserta didik. Pengelolaan kurikulum pesantren yang tepat dapat menjadi sarana untuk memperkuat pembiasaan nilai-nilai keagamaan sekaligus mendukung tercapainya kompetensi dan karakter yang diharapkan dalam Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengidentifikasi manajemen kurikulum pesantren di SMA Al-Furqon Driyorejo Gresik, 2) Menganalisis manajemen kurikulum pesantren dalam membentuk profil pelajar Pancasila di SMA Al-Furqon Driyorejo Gresik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis studi deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) Manajemen kurikulum pesantren di SMA Al-Furqon dilaksanakan diberbagai sistem di sekolah seperti kegiatan, pembelajaran dan penanaman sikap peserta didik. 2) Pelaksanaan manajemen kurikulum pesantren dalam membentuk profil pelajar Pancasila dilakukan dengan memadukan dan mengintegrasikan antara dua kurikulum yakni kurikulum pesantren dan kurikulum merdeka yang terfokus pada profil plajar Pancasila. Terutama elemen pelajar Pancasila yang bertujuan untuk memperbaiki sikap dan moral peserta didik di SMA Al-Furqon.