Tujuan – Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan ibu rumah tangga di Desa Sumber Karya, Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 76 responden ibu rumah tangga yang dipilih dengan teknik purposive sampling, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan IBM SPSS. Temuan – Literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan (t hitung = 9,622 > t tabel = 1,666; p = 0,000 < 0,05), sehingga H₁ diterima dan H₀ ditolak. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,746 menunjukkan hubungan yang kuat, sedangkan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,639 berarti literasi keuangan mampu menjelaskan 63,9% variasi perilaku pengelolaan keuangan, dan sisanya 36,1% dipengaruhi faktor lain di luar model. Keterbatasan penelitian – Penelitian hanya menguji satu variabel bebas dengan teknik purposive sampling pada satu desa, sehingga generalisasi temuan terbatas pada responden yang memenuhi kriteria. Implikasi – Secara praktis, temuan ini menegaskan perlunya program edukasi keuangan yang menyasar ibu rumah tangga di perdesaan—khususnya pada keluarga dengan pendapatan tidak tetap—sebagai upaya memperbaiki perencanaan anggaran dan kebiasaan menabung keluarga. Kebaruan – Penelitian ini menempatkan literasi keuangan sebagai penentu perilaku pengelolaan keuangan pada konteks ibu rumah tangga masyarakat petani berpendapatan tidak tetap di perdesaan Kabupaten Lahat, yang berbeda dari mayoritas studi terdahulu yang berfokus pada mahasiswa, pelaku UMKM, maupun ibu rumah tangga perkotaan.