Ma'ruf
Universitas Muhammadiyah Berau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS DAMPAK EKONOMI KEBERADAAN OBJEK WISATAHIUTUTUL(RHINCODON TYPUS) TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKATLOKALDIKAMPUNG TALISAYAN Ma'ruf
ECO-BUILD Economy Bring Ultimate Information All About Development Journal
Publisher : Prodi Ekonomi Pembangunan, Universitas Muhammadiyah Berau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35915/ecobuild.v10i1.1224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dampak ekonomi keberadaan ekowisata Hiu Tutul terhadap pergeseran mata pencaharian dan tingkat kesejahteraan masyarakat di Kampung Talisayan, KabupatenBerau. Ekowisata berbasis masyarakat ini telah merestrukturisasi tatanan ekonomi lokal, di mana warga beralihatau melakukan diversifikasi dari sektor perikanan tradisional menuju sektor jasa pariwisata. Penelitianmenggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling melalui observasi, studi dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap 30 informan (nelayan bagang, motoris, pelaku usaha mikro, Pokdarwis, dan pemerintah kampung). Analisis data dilakukan secara interaktif (reduksi, penyajian, danpenarikan kesimpulan), yang diperkaya dengan rekapitulasi penilaian skala skor 1–5. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa wisata Hiu Tutul memberikan dampak ekonomi dan kesejahteraan yang sangat positif (skor rerata variabel >4,2). Terbukanya lapangan kerja baru, bertumbuhnya unit usaha mikro, dan terbentuknyasimbiosisme ekonomi (seperti kompensasi langsung Rp 300.000–Rp 500.000 per trip ke bagang) mampumeningkatkan pendapatan warga secara signifikan menjadi Rp 2 juta–Rp 5 juta per bulan, menjamin biayapendidikan, serta memperbaiki aset tempat tinggal. Namun, terdapat tantangan struktural berupa kebocoranekonomi (leakage) akibat kawasan laut terbuka dan fasilitas penunjang (toilet, pusat informasi) yang masihperlu ditingkatkan (skor 3,0–3,6). Kehadiran peneliti mahasiswa UM Berau turut berperan sebagai fasilitator transfer pengetahuan dalam mengedukasi literasi keuangan dan tata kelola pariwisata. Disimpulkan bahwawisata Hiu Tutul berpotensi menjadi penggerak ekonomi berkelanjutan apabila regulasi lintas wilayahdankapasitas kelembagaan komunitas terus diperkuat.