Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh health consciousness dan brand image terhadap keputusan pembelian minuman Fore Coffee, baik secara langsung maupun melalui attitude pada konsumen di Kota Mataram. Penelitian menggunakan desain explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring terhadap 100 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria berdomisili di Kota Mataram, berusia minimal 17 tahun, dan pernah membeli Fore Coffee. Analisis dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan SmartPLS 4.0. Hasil menunjukkan bahwa health consciousness berpengaruh positif dan signifikan terhadap attitude (β=0,458; p<0,001) dan keputusan pembelian (β=0,668; p=0,001). Brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap attitude (β=0,506; p<0,001), tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (β=-0,074; p=0,618). Attitude juga tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (β=0,332; p=0,063). Uji efek tidak langsung menunjukkan bahwa attitude tidak memediasi hubungan health consciousness maupun brand image dengan keputusan pembelian. Model mampu menjelaskan 89,1% variasi attitude dan 83,4% variasi keputusan pembelian. Temuan ini menegaskan bahwa keputusan pembelian Fore Coffee di Kota Mataram terutama didorong secara langsung oleh kesadaran kesehatan. Implikasi praktisnya, komunikasi kesehatan, transparansi kandungan, dan pilihan produk yang dapat disesuaikan perlu dipadukan dengan harga, promosi, inovasi, dan pengalaman pelanggan agar persepsi merek dapat dikonversi menjadi pembelian.